Myanmar Bakal Uji Kekuatan Timnas U-22

630
Tim Nasional Indonesia (google images)

Timnas Myanmar bakal menguji kekuatan timnas Indonesia U-22 yang dipersiapkan untuk SEA Games 2017 Malaysia pada 25 dan 27 Maret, namun untuk lokasi pertandingan hingga saat ini masih dibicarakan oleh PSSI.

“Setelah batal lawan Singapura, kami memang langsung bergerak cepat untuk mencari calon lawan. Ada tiga yang kami kirimi surat yaitu Brunei Darussalam, Timor Leste dan Myanmar. Dan Myanmar yang merespons cepat,” kata Sekjen PSSI Ade Wellington di sela latihan timnas di UPH Karawaci, Tangerang, Banten, Kamis.

Menurut dia, pelatih Luis Milla memang menginginkan anak asuhnya menjalani uji coba minimal dua pertandingan dan pertandingan dilakukan di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap pemain yang sebelumnya menjalani seleksi.

Terkait dengan lokasi pertandingan, Ade menjelaskan saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi dengan federasi sepak bola Myanmar. Hanya saja hingga saat ini belum ada kesepakatan kedua belah pihak.

“Saat ini kesepakatan memang baru secara lisan. Belum ada surat resmi. Kami optimistis semuanya akan selesai termasuk penetapan lokasi pertandingan. Sudah 99 persen,” katanya menambahkan.

Ade menjelaskan ada beberapa simulasi lokasi yang bakal dilakukan yaitu pertandingan semuanya digelar di Myanmar, pertandingan bakal dilakukan di Myanmar dan Indonesia serta dua pertandingan uji coba ini digelar di Indonesia.

Timnas U-22 di bawah asuhan Luis Milla saat ini masih dalam pembentukan. Dua kali seleksi yang dilakukan ada 51 pemain yang dipanggil. Hanya saja 11 pemain di antaranya seperti Evan Dimas, Hansamu Yama dan Putu Gede dipanggil dua kali.

Untuk timnas Myanmar yang bakal dihadapi timnas Garuda Muda, kata Ade, adalah tim yang sebelumnya turun di kejuaraan dunia. Bisa dipastikan Myanmar bakal menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Indonesia pantas mewaspadai salah satu kekuatan di Asia Tenggara itu.

“Kita harus menyiapkan tim dengan serius. Pertandingan nanti juga akan kami daftarkan sebagai FIFA match day,” kata Ade Wellington menegaskan.

Terkait dengan Brunei dan Timor Leste, pihak PSSI hingga saat ini masih menunggu konfirmasi. Jika kedua negara tersebut merespons pihaknya bakal melakukan kajian ulang terkait rencana pertandingan uji coba tersebut terutama soal waktu pelaksanaan.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here