Pameran Lukis OLI Lestarikan Warisan Sejarah

455

Pameran Lukisan bertemakan “OLI (Oemar, Lukman, Ibrahim) Basalmah” secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sabtu (11/03/17) di Lippo Plaza Ekalokasari. Sebanyak 50 karya lukisan, 30 diantaranya lukisan karya Oemar Basalmah di pamerkan di pameran hingga (19/03) atau selama sembilan hari kedepan.

Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman menjelaskan, ini menjadi pameran lukis terlama yang pernah digelar. Pasalnya pameran ini sekaligus menjadi pintu bagi warga Kota Bogor untuk lebih peduli terhadap kiprah pelukis dari kota sendiri. Karena tidak banyak yang mengatahui jika (Alm) Oemar Basalmah merupakan pelukis yang namanya juga disejajarkan dengan pelukis-pelukis kenamaan lainnya salah satunya pelukis Basuki Abdullah. “Ketidaktauan warga tentang pelukis Oemar karena karya Alm Oemar terbatas. Tetapi dari pameran ini kita jadi tau kalau Oemar merupakan pelukis naturalis,” ujar Usmar saat ditemui sesuai membuka pameran.

Usmar menegaskan, sudah menjadi tugas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor untuk melestarikan warisan sejarah, salah satunya warisan karya-karya dari pelukis asli Kota Bogor. Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B) itu menyebutkan,
dengan adanya pameran lukisan ini tidak saja sebagai upaya melestarikan karya besar pelukis, tetapi juga merangsang pelukis dari keluarga Basalmah dan pelukis lainnya untuk terus berkarya. “Pemkot Bogor sangat mengapresiasi gagasan pameran ini karena kegiatan ini sejalan dengan tujuan Kota Bogor menjadi heritage city,” ujarnya.

Kepala Disparbud Kota Bogor Shahlan Rasyidi menambahkan, tujuan dari pameran ini memang ingin mengenalkan sosok pelukis legendaris Oemar Basalmah yang kali ini berkolaborasi dengan kedua anaknya Lukman dan Ibrahim kepada warga Kota Bogor. Selain itu, dari ajang pameran ini juga menjadi ajang promosi Kota Bogor untuk menarik wisatawan dari luar yang minat terhadap lukisan. “Kami berharap semakin banyak juga Mall yang bersedia memfasilitasi tempat untuk pameran-pameran seni lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, satu dari belasan lukisan Ibrahim Basalmah di hari pertama sudah laku terjual. Setiap lukisannya menggambarkan tentang pohon-pohon, sungai, rusa, angkot hingga gedung yang ada di Kota Bogor. Lukisannya tersebut sebagai bentuk keprihatinannya terhadap pohon-pohon yang terancam hilang akibat pembangunan gedung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here