KPU Bogor Sosialisasikan Pilkada Serentak ke Wilayah

347
Sosisalisasi Pilkada Serentak 2017 (google images)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Jawa Barat, melakukan sosialisasi ke tingkat kecamatan dan kelurahan dalam rangka meningkat pemahaman aparat wilayah tentang urgensi pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

“Sejak akhir Februari kami (KPU) sudah melakukan rangkaian sosialisasi dengan sasaran aparat di wilayah yakni kecamatan dan kelurahan,” kata Komisioner KPU Bidang SDM dan Partisipasi Masyarakat, Bambang Wahyu di sela-sela kegiatan sosialisasi kepemiluan di Kecamatan Bogor Barat, Rabu.

Ia menyebutkan, sosialisasi tingkat kecamatan dan kelurahan merupakan upaya KPU melakukan jemput bola untuk mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada serentak 2018.

Sudah ada lima kecamatan yang didatangi oleh seluruh komisioner KPU untuk memberikan sosialisasi tentang pemilu.

Menurutnya, aparat di wilayah memiliki peran sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dan juga KPU untuk mensukseskan Pilkada serentak.

“Proaktif dari KPU Kota Bogor untuk menyambangi aparat di wilayah dalam mensosialisasikan urgensi penyelenggaraan Pilkada serentak 2018,” katanya.

Diharapkan dari sosialisasi tersebut Pemerintah Daerah Kota Bogor melalui aparat wilayah dalam hal ini camat serta lurah dapat mempersiapkan diri baik secara administrasi maupun teknis pelaksanaan Pilkada serentak.

Selain itu, sosialisasi juga disampaikan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan Pilkada serentak salah satunya pembentukan panitia adhock yakni KPPS, PPDP, PPK dan PPS.

Juga dibahas tentang alat peraga kampanye dan berkaitan dengan penyebaran informasi, serta tentang partisipasi masyarakat di wilayah masing-masing.

“Ini kaitannya dengan peningkatan partisipasi peserta Pilkada serentak 2018,” katanya.

Menurut Bambang, KPU Kota Bogor menargetkan tingkat partisipasi peserta Pilkada serentak 2018 sebesar 77 persen, meningkat dari target penyelenggaraan tahun sebelumnya yakni 75 persen.

“Target partisipasi di Kota Bogor sama dengan target secara nasional yakni 77 persen, sedangkan untuk target wilayah Jawa Barat tinggi 79 persen,” katanya.

Bahasan sosisalisasi selanjutnya yang diberikan mengenaii pemutakhiran data pemilih, karena pemilih nantinya berbasis KTP elektronik (e-KTP).

“Dengan sosialisasi ini, mereka (aparat di wilayah-red) jadi tahu tentang regulasi pilkada, menyiapkan langkah pilkada yang strategis,” katanya.

Bambang menambahkan, KPU Kota Bogor menginginkan seluruh aparat di wilayah siap untuk menyelenggarakan Pilkada serentak 2018 dengan harapan pilkada menjadi hajat bersama, antara KPU termasuk aparatur wilayah.

Peserta sosialisasi terdiri dari camat, sekretaris camat, lurah dan sekretaris lurah yang ada di setiap kecamatan yang didatangi. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here