MENHUB Siapkan Langkah Agar “BREXIT” Tak Terulang

407
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (google images)

Menteri Perhubungan Budi Karya telah menyiapkan langkah antisipasi agar kasus kemacetan di pintu keluar Tol Brebes (Brexit), Jawa Tengah, tidak terulang pada mudik Lebaran 2017.

“Manajemennya tetap di `Brexit`. Jadi, dilakukan pembatasan suplai,” kata Budi Karya usai mengikuti rapat terbatas membahas persiapan menghadapi Idulfitri 1438 Hijriah di Kantor Presiden RI, Jakarta, Senin.

Budi Karya menjelaskan bahwa para pemudik yang akan keluar di “Brexit” sejak dari Cikarang sudah diingatkan untuk tidak semata-mata keluar di┬ásana.

“Kalau tetap ke sana dan terjadi kemacetan, 2 kilometer sebelum `Brexit` akan ditutup. Jika masih ada kemacetan lagi, kami tutup 2 kilometer sebelumnya. Jika masih terjadi, kami lakukan terus hingga Cikarang, bahkan sampai Jakarta,” kata Menhub.

Budi Karya juga meminta pihak kepolisian melakukan pembatasan “supply” atau “memanage supply” ini agar kasus “Brexit” tidak terulang kembali pada tahun ini.

Selain kasus “Brexit”, Menteri Perhubungan juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mencari jalan keluar terhadap para pemudik yang menggunakan motor.

“Mungkin akan kami angkut pakai kapal roro, truk, atau kereta,” kata Budi Karya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo meminta para menterinya untuk melakukan langkah antisipasi menghadapi Idulfitri 1438 Hijriah.

“Ratas Persiapan Lebaran menghadapi Idulfitri tahun ini meskipun masih kurang lebih 2,5 bulan. Akan tetapi, alangkah baiknya apabila kita memberikan perhatian bersama, terutama dalam rangka persiapan yang makin baik dari tahun ke tahun,” kata Jokowi saat membuka ratas di Kantor Pesiden.

Presiden menekankan bahwa persiapan yang perlu diantisipasi yang berkaitan dengan ketersediaan bahan-bahan pokok, persiapan sarana dan prasarana transportasi, serta persiapan dari sisi keamanan.

“Saya berharap dengan langka-langkah persiapan yang lebih awal dan lebih baik pada Ramadan tahun ini kita berharap saudara-saudara kita kaum muslimin dan muslimat dapat menjalankan ibadah puasanya dengan tenang, aman, dan nyaman,” kata Presiden.

Dalam ratas ini beberapa menteri Kabinet Kerja yang hadir di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Pembangunan Manusia dan Budaya Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumhan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol. Budi Gunawan. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here