BI: Panen Tahan Laju Inflasi Maret

297
Para Jajaran BI (google image)

Bank Indonesia memandang laju inflasi yang berbalik menjadi deflasi sebesar 0,02 persen pada Maret 2017 karena dimulainya panen di sentra produksi yang akhirnya membuat pasokan bahan pangan melimpah dan turut menjaga stabilitas harga.

Laju deflasi di bulan ketiga didorong penurunan harga cabai merah, beras, cabai rawit, ikan segar, telur ayam ras, dan bawang putih, yang mendorong terjaganya inflasi tarif barang bergejolak (volatile foods).

Adapun kelompok `volatile food` tercatat deflasi 0,77 persen (mtm) pada Maret 2017, menurut pejabat Bank Indonesia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin malam.

“Hal tersebut melanjutkan tren deflasi pada Februari 2017 yang sebesar 0,36 persen  mtm),” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara.

Sedangkan di kelompok tarif yang diatur pemerintah (administered prices), terjadi pula penurunan. Laju inflasi “administered prices” Maret 2017 sebesar 0,37 persen (mtm), lebih rendah dibanding Februari 2017 yang sebesar 0,58 persen (mtm).

Penurunan inflasi “administered prices” karena deflasi tarif angkutan udara. Tekanan inflasi juga timbul karena kenaikan tarif listrik setelah Kementerian ESDM menyesuaikan tarif listrik tahap II untuk pelanggan prabayar daya 900 VA nonsubsidi pada Maret 2017.

“Inflasi `administered prices` juga didorong oleh penyesuaian harga bensin, rokok kretek filter, dan rokok kretek,” kata dia.

Dengan deflasi Maret 2017 sebesar 0,02 persen maka inflasi tahun kalender berjalan sebesar 1,19 persen (year to date/ytd) dan secara tahunan sebesar 3,61 persen (yoy).

BI menargetkan inflasi 2017 berada di rentang 3–5 persen atau empat persen plus minus satu persen.

“Koordinasi kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia dalam pengendalian inflasi perlu terus diperkuat terutama dalam menghadapi sejumlah risiko terkait penyesuaian `administered prices` sejalan dengan kebijakan lanjutan reformasi subsidi energi,” ujar Tirta.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here