Tidak Ada Pungli Dalam Proses Adopsi Anak

450
Seorang Anak yang di Adopsi (google images)

Ketua Yayasan Sayap Ibu Cabang Jakarta Rin Tjipto Winoto menuturkan biaya yang dibebankan kepada calon orang tua angkat sewajarnya dan tidak terdapat pungli dalam proses adopsi, baik domestik mau pun antarnegara.

“Biaya yang dikenakan untuk kunjungan ke rumah. Proses pengurusan dan pendaftaran sidang juga diurus oleh yayasan,” ujar dia di Jakarta, Selasa.

Biaya yang dibebankan kepada calon orang tua angkat adalah sebesar Rp5 juta untuk domestik dan Rp7,5 juta untuk antarnegara.

Tjipto mengatakan biaya untuk adopsi antarnegara lebih tinggi karena kebutuhan dan syarat yang harus dipenuhi lebih banyak, seperti pengurusan surat-surat ke kedutaan besar negara asal.

Calon orang tua adopsi warga negara asing juga harus mengeluarkan biaya untuk kunjungan rumah yang letaknya bisa di berbagai daerah di Tanah Air.

“Pernah ada calon orang tua angkat tinggal di Papua itu mereka yang tanggung. Kalau untuk adopsi domestik di Jabodetabek sudah yayasan,” tutur dia.

Ada pun syarat untuk calon orang tua angkat, antara lain sehat jasmani dan rohani, berusia 30-55 tahun, menikah setidaknya selama lima tahun, bukan pasangan sejenis, mampu secara ekonomi, tidak mempunyai anak atau hanya memiliki satu anak serta beragama sama dengan calon anak angkat.

Menurut catatan Yayasan Sayap Ibu, pada 2016 terdapat 10 anak yang diadopsi warga negara asing dan enam anak diadopsi warga negara Indonesia.

Yayasan Sayap Ibu Cabang Jakarta merupakan salah satu panti yang dapat melakukan prosedur adopsi domestik, dan satu-satunya yang dapat melakukan adopsi antarnegara berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Nomor 65 Tahun 2010 dan Peraturan Gubernur DKI Nomor 105 Tahun 2013.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here