WHO: Depresi Adalah Penyakit Bukan Sekedar “Mood”

372
Seseorang yang Sedang Depresi (google images)

Keadaan depresi pada seseorang merupakan suatu penyakit, bukan sekadar kondisi suasana hati atau “mood” yang sedang dirasakan oleh seseorang, kata Perwakilan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk Indonesia Dr Jihane Tawilah.

“Kita harus mengubah stigma kebanyakan orang bahwa depresi adalah suatu penyakit, bukan sekadar suasana hati atau perasaan seseorang, ini penyakit yang serius,” kata Jihane kepada media di Jakarta, Kamis.

Dia memaparkan terkadang seseorang yang tengah dalam kondisi depresi dipandang oleh orang-orang di sekitarnya sebagai seseorang yang lemah, tidak kuat dalam menghadapi masalah, dan tidak memiliki keinginan yang kuat.

Padahal, lanjut Jihane, kondisi tersebut merupakan suatu gangguan mental emosional yang bisa berdampak pada semua orang di semua umur dan harus segera ditangani sebelum lebih parah. “Depresi dapat disembuhkan,” kata Jihane.

Dia menekankan pentingnya mengetahui gejala-gejala seseorang yang sedang dalam keadaan depresi dari lingkungan sekitar guna mencegah terjadi hal yang lebih buruk.

Orang yang mengalami depresi memiliki kecenderungan untuk menyakiti dirinya sendiri (self harm) atau bahkan menyakiti orang lain. Kondisi terburuknya orang tersebut bisa melakukan bunuh diri.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan dr Fidiansjah SpKJ menekankan hal paling penting dalam mengatasi masalah depresi pada seseorang ialah didengarkan.

Fidiansjah menjabarkan orang yang depresi perlu bercerita mengungkapkan apa yang dirasakan dan ada yang mendengarkan.

Namun dia menekankan seorang pendengar tidak menasehati seseorang yang sedang depresi yang bisa menyebabkan kondisinya makin buruk.

“Orang yang depresi itu didengarkan, bukan malah dinasehati. Mereka tidak perlu itu, dinasehati malah akan membuatnya tambah depresi,” kata Fidiansjah. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here