IPB Segera Pilih Rektor Baru

631
Institut Pertanian Bogor/IPB (google image)

Ketua Majelis Wali Amanat Institut Pertanian Bogor Achmad Chozin mengatakan Rektor IPB segera dipilih dan diharapkan muncul pemimpin akademik yang profesional serta diterima para pemangku kepentingan.

“Pemilihan rektor ini dilakukan bertepatan dengan saat pemerintah semakin merasakan pentingnya sektor pertanian, biosains, dan kemaritiman sebagai tulang punggung pembangunan nasional,” kata Achmad Chozin lewat siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Dia mengatakan MWA IPB menyetujui Pedoman Operasional Pemilihan Rektor IPB Tahun 2017-2022 setelah melalui serangkaian Sidang Komisi dan Sidang Paripurna.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor Periode 2017-2022 Erika E Laconi berharap Pemilihan Rektor IPB berjalan kondusif.

“Semua pemangku kepentingan dan empat organ IPB, yaitu MWA, Senat Akademik, DGB, dan rektor harus bersinergi menyukseskan pemilihan orang nomor satu kampus,” kata dia.

Pemilihan rektor IPB, kata dia, dimulai dari penjaringan bakal calon rektor yang dimulai dari tingkat departemen dan unit kerja lainnya.

Proses ini melibatkan sivitas akademika dan tenaga kependidikan IPB serta alumni IPB. Recananya, tahapan itu akan berlangsung pada 1-30 Mei 2017.

Tahapan kedua adalah seleksi administrasi yang direncanakan berlangsung pada 2 Juni-20 Juli 2017.

Tahap ketiga adalah penetapan enam bakal calon oleh Senat Akademik berdasarkan pemikirannya mengenai rencana strategis dan Program Kerja Lima Tahun ke depan (2017-2022) dengan merujuk pada Rencana Strategis Jangka Panjang IPB 2018-2045.

Tahapan ini direncanakan berlangsung pada 1 Agustus sampai 15 September 2017.

Tahapan dilanjutkan dengan seleksi bakal calon rektor oleh Senat Akademik untuk menghasilkan tiga kandidat yang berhak mengikuti pemilihan rektor yang akan diselenggarakan oleh MWA dalam Sidang Paripurna MWA pada 18 September-10 Oktober 2017.

Tahap kelima, kata dia, MWA akan melaksanakan sidang paripurna untuk memilih satu calon rektor secara musyawarah mufakat pada 15 November 2017.

“Bila dalam musyawarah tak dapat dicapai kesepakatan maka dipilih berdasarkan pemungutan suara terbanyak,” kata dia.

Tahap terakhir adalah pelantikan Rektor Terpilih Tahun 2017-2022 yang dilaksanakan pada 15 Desember 2017. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here