Panitia Targetkan SBMPTN “CBT” 30.000 Peserta

659
Para Peserta SBMPTN CBT (google images)

Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Ravik Karsidi menargetkan peserta SBMPTN berbasis komputer atau “Computer Based Testing”(CBT) sebanyak 30.000 perserta.

“Tahun ini, kami menargetkan peserta SBMPTN CBT pada tahun ini sebanyak 30.000 peserta. Lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 2.500 peserta,” ujar Ravik dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Pelaksanaan SBMPTN berbasis komputer diselenggarakan di 75 PTN. Meski demikian, lanjut Ravik, pihaknya masih menggunakan sumber daya yang tersedia di perguruan tinggi.

“Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sudah menawarkan untuk menggunakan sumber daya yang ada di sekolah, agar pelaksanaan SBMPTN CBT menjangkau lebih banyak peserta lagi. Tapi kami masih menjajaki pemanfaatan daya dukung,” jelas Ravik.

Pendaftaran SBMPTN, baik tes tertulis berbasis kertas dan berbasis komputer akan dibuka mulai 11 April 2017 mulai pukul 08.00 WIB hingga 5 Mei 2017 pukul 22.00 WIB.

Khusus untuk pendaftaran SBMPTN berbasis komputer akan dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap pertama mulai 11 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 25 April 23.59 WIB atau tanggal sebelumnya hingga kuota tahap pertama habis.

Kemudian tahap kedua, mulai tanggal 11 April pukul 08.00 WIB sampai dengan 5 Mei pukul 23.59 WIB. Pelaksanaan ujian sendiri baik kertas dan komputer pada 16 Mei 2017. Ujian keterampilan pada 17 Mei dan 18 Mei. Sedangkan untuk pengumuman SBMPTN pada Selasa (13 Juni).

SBMPTN 2017 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2015, 2016 dan 2017 dari pendidikanĀ  menengah (SMA/SMK/MA) atau yang sederajat, termasuk paket C.

Peserta dapat memilih program studi sebanyak-banyaknya tiga program studi dengan ketentuan peserta ujian yang hanya memilih satu program studi dapat memilih program studi di PTN manapun, peserta ujian yang memilih dua program studi atau lebih, salah satu pilihan program studi tersebut harus di PTN yang berada dalam satu wilayah pendaftaran dengan tempat peserta mengikuti ujian.

Sementara pilihan program studi yang lain dapat di PTN di luar wilayah pendaftaran tempat peserta mengikuti ujian.

“Berdasarkan pengalaman pelaksanaan SBMPTN tahun lalu bahwa pendaftaran pada waktu awal hanya sedikit dan sebagian besar menumpuk di bagian akhir, maka kepada calonĀ  peserta diimbau agar tidak melakukan pendaftaran di akhir tanggal penutupan,” imbuh dia. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here