Pesawat Kargo SAS Hilang Kontak di Papua

514
Salah Satu Contoh Pesawat Kargo (google images)

Pesawat C208 grand caravan jenis kargo yang dioperasikan oleh maskapai Spirit Avia Sentosa (SAS) hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Tanah Merah (WAKT) menuju Oksibil (WAJO), keduanya berada di Papua, Rabu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu membenarkan adanya infomasi tersebut.

Agus menjelaskan pesawat dengan registrasi PK-FSO tersebut berangkat dari Tanah Merah pukul 11.44 WIT (02.44 UTC) dan diperkirakan mendarat di Oksibil pada pukul 12.14 WIT (03.14 UTC).

“Namun sampai saat ini pesawat belum mendarat dan petugas pengatur lalu intas udara (ATC) hilang kontak dengan pesawat yang dipiloti Captai Rio Pasaribu,” katanya.

Lokasi koordinat yang dilaporkan adalah 04 48` 47.7″ S 140 39` 31.7″ E yang berada pada jarak 5.8 nm utara dari Oksibil.

Pada saat kejadian, lanjut dia, kondisi di Oksibil berangin pelan dengan jarak pandang mencapai delapan nautical mille (Nm).

“Saat ini kami sedang melakukan proses pencarian. Saya perintahkan untuk setiap personel penerbangan di sekitar daerah tersebut untuk membantu pencarian dan memberikan segala informasi yang diperlukan,” katanya

Agus mengatakan saat ini sedang dilakukan pencarian pesawat oleh Tim SAR dibantu dengan beberapa maskapai, seperti misalnya AMA dan Trigana Air serta dari SAS sendiri.

Adapun kronologis kejadian hilangnya pesawat tesebut adalah sebagai berikut, pukul 12.40 WIT (03.40UTC) personel ATC WAJO (Oksibil) mendapat info dari “flight following” SAS di Jakarta yang menyampaikan bahwa PK-FSO menunjukkan signal SOS pada pelacak penerbangan atau “flight tracker” di koordinat 04 48` 47.7″ S 140 39` 31.7″ E.

Upaya pencarian informasi posisi pesawat PK-FSO dikoordinasikan antara personel ATC di WAJO (Oksibil) dan personel ATC di WAKT (Tanah Merah), namun tidak mendapatkan hasil.

Pukul 13.02 WIT (04.02 UTC) pesawat SAS jenis DHC-6 PK-FSC yang berangkat dari WAJO (Oksibil) menuju ke Sentani, sempat melakukan searching di area koordinat tersebut pada ketinggian 8.500 kaki, namun tidak dapat melihat ke bawah karena kondisi tertutup awan.

Penerbangan ini melaporkan tidak menerima signal ELT.

Pukul 13.33 WIT (04.33 UTC), personel ATC di WAJJ (Sentani) meminta bantuan untuk mencari di area koordinat yang dilaporkan kepada Pesawat Trigana TGN255 yang dalam penerbangan rute Sentani (WAJJ)- Oksibil (WAJO).

Pesawat ini berangkat pukul 13.11 WIT (04.11 UTC) dan sampai di Oksibil (WAJO) pukul 13.58 WIT ( 04.58 UTC) namun tidak menemukan hasil.

Pesawat AMA jenis PAC750 PK-RCE berangkat dari Oksibil (WAJO) pada pukul 13.43 WIT (04.43 UTC), melakukan searching di area koordinat yang dilaporkan.

Pesawat yang dipiloti Capt. Brian tersebut mendapat sinyal ELT dari pesawat PK-FSO pada pukul 12.28 WIT (03.28 UTC).

Pesawat tersebut membawa kargo dengan berat kargo total 1.225 kilogram. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here