BPBD Kota Bogor Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

360
Simulasi Penanggulangan Bencana (google images)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, menggelar simulasi penanggulangan bencana gempa bumi dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2017.

“Ini perdana perikanan HKBN dilaksanakan, sesuai instruksi BNBP, BPBD berupayan untuk ikut berpartisipasi sekaligus mensosialisasikan penanggulangan bencana,” kata Pelaksana Harian BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan di Bogor, Rabu.

Ganjar menyebutkan, secara umum wilayah Kota Bogor termasuk sebagai daerah rawan bencana di Jawa Barat. Bencana yang kerap terjadi yakni longsor, angin kencang dan pohon tumbang.

Pada simulasi penanggulangan bencana kali ini, BPBD Kota Bogor mencoba tema penanggulangan bencana gempa bumi. Karena Bogor termasuk wilayah yang diapit oleh dua gunung aktif, yakni Gunung Gede Pangrango dan Gunung Halimun Salak.

“Gempa bumi salah satu bencana alam yang sulit diprediksi, meskipun para ahli bencana sekalipun. Memang sudah lama sekali ada gempa hebat di Bogor, tetapi dulu zaman VOC, Istana Bogor pernah rusak parah akibat gempa,” kata Ganjar.

Ganjar menambahkan, tahun 2017 ini BPBD Kota Bogor mencoba untuk mengajak masyarakat `melek` terhadap kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui simulasi gempa yang dilakukan.

Gempa

Dalam simulasi gempa tersebut diskenariokan, Kota Bogor diguncang gempa hebat berkekuatan 5,4 skala richter. Peristiwa gempa menimbulkan dampak yang luar biasa beberapa titik lokasi terdampak cukup hebat.

Berdasarkan hasil pendataan `assement` tim BPBD Kota Bogor, dilaporkan sebuah bangunan perdagangan bernama `cafe roof top` di Jl Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, rusak akibat gempa, dua orang pengunjung di lantai dua dan tiga tertimpa reruntuhan bangunan.

Laporan tim berikutnya di Masjid Nurul Iman Komplek Perumahan Budi Agung Kecamatan Tanah Sareal, sekitar 150 orang jamaah pengajian yang sedang melaksanakan pengajian berhamburan keluar menyelamatkan diri, dan berhasil ditangani Tim Senkom Mitra Polri Kota Bogor.

Gempa juga mengakibatkan kebakaran hebat di gedung markas PMI cabang Kota Bogor yang terletak di Jl Indraprasta. Api dapat dipadamkan oleh Tim Pemadam Kebakaran dibantu relawan PMI.

Dilaporkan juga, gempa mengakibatkan beberapa longsongan di Kelurahan Pasir Jaya sehingga harus ada pengungsian. Dengan sigap oleh masyarakat yang tergabung dalam Pokja kelurahan tangguh bencana Kelurahan Pasir Jaya mendirikan tenda pengungsian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian dalam perhitungan Tim Kajian Cepat, dan semua data sudah dilaporkan kepada Wali Kota Bogor. Demikian simulasi penanggulangan bencana yang digelar BPBD Kota Bogor.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginisiasi tanggal 26 April sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional bertujuan untuk membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here