PEMKOT Bogor Dorong Inovasi Warga Menata Kampung

713
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat merancang lomba Kampung Tematik dalam rangka mendorong masyarakat untuk berinovasi dalam menata dan mengembangkan potensi lingkungan tempat tinggalnya. (google images)

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat merancang lomba Kampung Tematik dalam rangka mendorong masyarakat untuk berinovasi dalam menata dan mengembangkan potensi lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami mendorong masyarakat memanfaatkan kearifan lokal wilayahnya melalui inovasi merancang Kampung Tematik,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Erna Hernawati di Bogor, Rabu.

Erna menjelaskan, lomba Rancang Kampung Tematik akan dilaksanakan bukan Agustus mendatang. Darapkan memiliki dampak dalam meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan, setiap kelurahan akan didampng relawan yang akan membantu masyarakat merancang wilayah kelurahannya.

“Sampai saat ini sudah ada 83 relawan yang mendaftar,” katanya.

Relawan tersebut lanjutnya, merupakan mahasiswa yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Bogor yakni 51 orang mahasiswa Universitas Pakuan, delapan orang dari Universitas Ibnu Khaldun, dua orang dari Ikatan Arsitek Landscape Cabang Bogor, dua orang dari Kota Wisata dan 20 orang dari program master dan doktoral IPB.

“Lomba digelar sampai Agustus dan Sempter sudah diketahui pemenangnya,” katanya.

Juara lomba akan mendapatkan piagam perhargaan dan hadiah dengan total Rp100 juta untuk seluruh juara.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendukung penuh lomba tersebut yang diharapkan ada percepatan akselerasi mengakomodir ide, gagasan dan inovasi warga.

“Lomba ini juga dapat menumbuhkan minat anak muda untuk berkontribusi dalam pengembangan di wilayahnya,” kata Bima.

Menurut Bima, berkaca dari pengalaman lomba merancang tugu dan gapura batas kota mendapat respon dari masyarakat luas.

“Kedepan diharapkan semua titik eksotik di Kota Bogor semakin muncul dan terlihat, tentunya dengan keterlibatan masyarakat. Sehingga keterbatasan ide yang dimiliki Pemkot jadi tidak terbatas,” kata Bima. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here