PKK Kota Bogor Galakkan Tanam Jahe Merah

272
Budidaya Jahe Merah (google images)

Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Jawa Barat, menggalakkan penanaman jahe merah sebagai salah satu dari lima tanaman wajib dalam program halaman asri, teratur, indah, dan nyaman.

“PKK Kota Bogor memiliki program untuk menghidupkan pekarangan rumah sebagai apotek hidup, salah satu tanaman wajibnya jahe merah, kerokot, terbangun, bunga teleng, dan kelor,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Yane Ardian Bima Arya di Bogor, Senin.

Yane mengatakan apotek hidup merupakan salah satu kegiatan strategis yang dirancang TP PKK Kota Bogor melalui program Halam Asri Teratur Indah dan Nyaman, atau disingkat Hatinya PKK Kota Bogor.

“Selain apotek hidup juga ada warung hidup, yakni menanam komoditas seperti cabai, tomat, dan sayuran,” katanya.

Kegiatan menanam jahe merah di seluruh kader PKK yang tersebar di 68 kecamatan juga menjadi bagian dari kegiatan Lomba Tanaman Herbal Bejo yang diselenggarakan oleh Warta Kota.

Vice GM Business Warta Kota Christiana Benny mengatakann program Lomba Tanaman Herbal Bejo antar PKK kelurahan telah berjalan selama tiga tahun di kota-kota besar Indonesia, seperti Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, dan Bandung.

“Lomba menanam jahe merah selama satu tahun. Para peserta nantinya akan diberi bibit tanaman herbal jahe merah yang akan dilombakan dan pupuknya untuk pelatihan cara budi daya,” katanya.

Marko Manager Warta Kota Erdianawati mengatakan jahe merah yang dihasilkan dari lomba tersebut akan diserap oleh pihak swasta, industri farmasi.

Menurutnya, saat ini hasil produksi jahe merah sebagai tanaman herbal sangat minim. Di sisi lain, jahe merah memiliki manfaat yang sangat besar, bahkan untuk memenuhi keperluan jahe merah terpaksa mengimpor dari Jepang dan China.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam pertemuan antara PKK dan Warta Kota mengingatkan perlu stamina dan konsistensi karena lomba tersebut berjalan cukup panjang, yakni satu tahun.

“Jadi, perlu dibuat nota kesepakatan agar lebih terpantau dan tidak berhenti di tengah jalan,” kata Bima. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here