Tanzania Kirim Tikus Pendeteksi Ranjau Ke Kamboja

190
https://beritagar.id

Tanzania akan segera mengirim 16 tikus raksasa ke
Kamboja untuk mendeteksi ranjau darat di negara Asia Tenggara tersebut,
kata seorang pejabat pada Senin (28/8).

Tikus berkantung raksasa itu telah dilatih untuk mendeteksi ranjau darat
oleh organisasi nir-laba Belgia, APOPO, di Markasnya di Wilayah Morogoro
di Tanzania Timur.

Said Dibwe, pelatih dari APOPO Rodent Research Project, mengatakan
Pemerintah Kamboja telah meminta Tanzania mengirim 16 tikus untuk
mendeteksi ranjau darat.

Ia mengatakan tindakan itu akan menyelamatkan nyawa rakyat Kamboja serta
mengurangi kematian serta cedera akibat ledakan ranjau darat.

“Sekarang ini kami cuma menunggu izin dari Kementerian Sumber Daya Alam
dan Pariwisata sehingga kami dapat mengirim tikus pendeteksi ranjau ke
Kamboja,” kata Dibwe, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di
Jakarta, Selasa pagi.

Selain itu, pada Februari tahun ini, APOPO telah mengirim sebanyak delapan
tikus pendeteksi ranjau darat ke Kamboja dan tanggapannya bagus dan itu
sebabnya mengapa Pemerintah Kamboja memutuskan untuk meminta tambahan.

Tuntutan tinggi dari berbagai negara yang telah dirundung ledakan ranjau
darat seperti Mozambik, Angola dan Kamboja.

“APOPO sudah mengirim 70 tikus pendeteksi ranjau ke Mozambik dan kami
menunggu untuk mengirim delapan tikus pendeteksi ranjau ke Angola dan kami
juga berencana mengirim tikus pendeteksi ranjau ke Zimbabwe,” katanya.

Pusat pelatihan APOPO di Tanzania didirikan pada 2000 dan pelatihan tikus
pengendus dilakukan oleh Universitas Pertanian Sokoine (SUA), yang
berpusat di Morogoro melalui kerja sama dengan Departemen Biologi di
University of Antwerp (UA).

Instalasi pelatihannya terdiri atas 24 hektare medan ranjau percobaan
dengan lebih dari 1.500 ranjau darat yang sudah dijinakkan dan ditimbun.
Tikus raksasa tersebut juga telah dilatih untuk mendeteksi Tuberculosis (TB).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here