Mahasiswa STPP Bogor Mulai Pendidikan Baru

191
Sumber Gambar : Bestplanterindonesia

Sebanyak 200 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian
(STPP) Bogor, Jawa Barat, mengikuti pendidikan tahun ajaran baru
2017/2018.

“Seluruh mahasiswa baru ini wajib mengikuti masa bimbingan dasar mahasiswa
atau Mabidama di Kampus Cibalagung STPP Bogor, sebagai tanda dimulainya
pendidikan baru,” kata Ketua STPP Bogor, Nazaruddin, di Bogor, Selasa.

Nazaruddin menjelaskan, sejak tahun 2014 hingga saat ini, STPP telah
membuka program di luar kedinasan, pelamar berasal dari masyarakat umum,
anak petani dan anak petani berprestasi. Lulusan dari STPP tidak hanya
menjadi penyuluh juga lulusan yang siap bekerja di sektor pertanian.

Dari 200 mahasiswa baru tersebut, terdiri atas 110 mahasiswa jurusan
penyuluh pertanian dan 90 penyuluh peternakan.

Ia mengatakan, mahasiswa yang mengikuti Babidama STPP Bogor adalah
orang-orang terpilih yang telah menyisihkan kurang lebih 2.000 pendaftar
lainnya. Sehingga diharapkan seluruh yang diterima masuk STPP dapat
mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Ikuti aturan yang berlaku di STPP Bogor. Semua yang di STPP mulai dari
senat dan dosen terbuka untuk menerima kritikan membangun dari semua pihak
termasuk dari mahasiswa,” kata Nazaruddin.

Ia menambahkan, mahasiswa baru hendaknya dapat mengikuti pelajaran dengan
baik, menjaga kedisiplinan, memelihara lingkungan dan insfrastruktur dan
nantinya dapat menjadi penyuluh pertanian yang mandiri dan dapat
menciptakan lapangan pekerjaan.

Ketua Panitia Mabidama STPP Bogor, Usep Rizab menyampaikan, bahwa
penerimaan mahasiswa baru (PMB) dilaksanakan melalui tiga jalur PMB yaitu,
jalur undangan untuk siswa berprestasi dari SMKPP dibawah binaan
Kementerian Pertanian, Jalur Tugas Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
dan Jalur Umum (ujian) bagi lulusan Siswa SMA Sederajat.

Seleksi Administrasi lanjutnya, dilakukan melalui pendaftaran PMB online
untuk menseleksi pendaftar yang dapat mengikuti proses selanjutnya (Test
Seleksi), Seleksi Tahap I (Tes Ujian Tulis) PMB STPP Bogor dilaksanakan di
dua lokasi pada tanggal 19 Juni 2017.

“Untuk peserta dari wilayah Sumatera dilaksanakan di SMKPP Sembawa
Kab. Banyuasin Sumatera Selatan dan untuk wilayah Banten, DKI
Jakarta dan Jawa Barat dilaksanakan di STPP Bogor,” katanya.

Calon mahasiswa baru juga mengikuti seleksi tahap II yang meliputi tes
kesehatan. Pemeriksaan hasil tes dilaksakan untuk menseleksi hasil tes dan
memutuskan pendaftar yang diterima sebagai calon mahasiswa baru STPP
Bogor.

Usep menambahkan, rangkaian kegiatan Mabidama akan diselenggarakan mulai
tanggal 4-16 September 2017 dengan kegitan sebagai berikut : 4 –
6 September 2017 MABIDAMA Akademik dengan kegiatan Pembukaan, Pengenalan
Akademik, Kedisiplinan berupa Pelatihan Baris Berbaris, Tatacara Upacara
dan Tata Tertib di Asrama yang dilatih oleh petugas dari PUSDIKZI TNI AD,
Kuliah Motivasi.

Selanjutnya, tanggal 7-11 September 2017 Kegiatan Mahasir Dasar
(KMD) Kepramukaan. Dari tanggal 12-13 September 2017 Pembentukan
karakter melalui Outbound. Dan tanggal 14-16 September MABIDAMA
Jurusan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong peningkatan kapasitas STPP
Bogor menjadi politeknik pertanian terbaik dengan spesifikasi pertanian
tropikal. Menteri Pertanian juga menyetujui pengajuan dana sebesar Rp4
miliar untuk membangun laboratorium di STPP Bogor.

“Sesuai arahan menteri pertanian yang ingin STPP Bogor lebih unggul dari
fakultas pertanian yang ada di setiap perguruan tinggi di Indonesia dan
terbaik di dunia,” kata Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Infrastruktur
dan Sarana prasarana, Sam Herodian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here