Presiden Sampaikan Orasi Dalam “Dies Natalis” IPB

211
Sumber Gambar : Kabar.news

Presiden Joko Widodo menyampaikan orasi pada sidang terbuka
dalam rangka “Dies Natalis” Institut Pertanian Bogor ke-54 di Kampus
Dramaga, Kabupaten Ogor, Jawa Barat, Rabu.

Orasi Presiden Republik Indonesia dalam sidang terbuka merupakan rangkaian
“Dies Natalis” IPB ke-54 yang mengangkat tema “Pengarusutamaan Pertanian
untuk Kedaulatan Pangan Indonesia”.

Kepala Biro Hukum, Promosi dan Humas Yatri Indah Kusumastuti mengatakan
selama dua tahun terakhir IPB mengangkat tema pengarusutamaan pertanian,
sesuai dengan rencana strategis (restra) IPB dua tahun ini adalah tahun
pengarusutamaan pertanian.

“Melalui tema ini, IPB terus berusaha mensosialisasikan kepada masyarakat
dan juga pemerintah bahwa pertanian adalah sektor penting,” kata Yatri.

Dia mengungkapan tahun ini IPB memasuki usia 54 tahun, rangkaian “Dies
Natalis” secara resmi dibuka melalui upacara pembukaan yang dilaksanakan
Senin (5/9) kemarin yang dirangkai dengan upacara penerimaan mahasiswa
baru multistrata.

Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto MSc mengatakan tahun ini akan
menentukan peran IPB sebagai penggerak prima pengarusutamaan pertanian
dalam pembangunan di Indonesia.

“Pada usianya yang ke-54 ini, IPB telah mengukir berbagai prestasi
membanggakan,” kata Herry.

Herry menyebutkan IPB juga melahirkan berbagai ide, gagasan dan karya
nyata, inovasi, sebagai upaya untuk mengembangkan pertanian Indonesia
serta mewujudkan sistem pertanian yang tangguh untuk mencapai kedaulatan
pangan Indonesia sekaligus menyejahterakan seluruh komponen bangsa.

“Alhamdulillah pada tahun ini IPB menjadi salah satu dari 100 perguruan
tinggi terbaik di dunia versi `QS World University` Rangking `by Subject`
yaitu agriculture and forestry,” katanya.

Penghargaan tersebut, lanjut Herry, menambah kembanggan bagi IPB setelah
pada 17 Agustus 2017 yang lalu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan
Tinggi RI menetapkan IPB sebagai perguruan tinggi terbaik peringkat ke-3
se-Indonesia setelah UGM dan ITB.

Herry menambahkan momentum “Dies Natalis” IPB ke-54 diharapkan dapat
mengingatkan kembali sejarah dan latar belakang berdirinya IPB.

“IPB didirikan dengan gagasan dan visi para pendiri bangsa Indonesia yang
memandang bahwa pendidikan tinggi pertanian amat penting dalam mewujudkan
bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera,” kata Herry.

Orasi Presiden RI Joko Widodo dihadiri ribun mahasiswa dan seluruh sivitas
akademika IPB serta sejumlah tamu undangan lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here