Kemenkes Awasi Penggunaan Obat-Obatan di Masyarakat

169
Sumber Gambar : viralnovelty.net

Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk
mengawasi penggunaan atau penyalahgunaan obat-obatan di masyarakat dengan
cara mengedukasi dan membuat regulasi.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan
Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Fidiansjah di Jakarta, Jumat,
mengatakan pengawasan yang dilakukan Kemenkes menitikberatkan pada
pencegahan penyalahgunaan obat-obatan.

“Masing-masing kementerian punya tugas pokok,
kalau pengawasan ada di Badan POM. Kemenkes regulasi terhadap apa yang
sudah beredar, dipakai oleh para profesional sesuai dengan peraturannya,”
kata dia.

Dia menjelaskan bila Badan POM mengawasi produksi dan
pendistribusian obat-obatan, Kementerian Kesehatan mengawasi penggunaan
ketika obat sudah terdistribusi kepada masyarakat.

Fidiansjah memaparkan Kemenkes bergerak mencerdaskan
masyarakat dengan mengedukasi penggunaan obat-obatan dengan benar yang
harus melalui proses kunjungan dan resep dokter.

“Harus resep dokter, harus datang ke dokter. Jangan
mudah teriming-imingi obat lalu main pakai. Ini yang kami katakan kami
bergerak ke hulu, kami cerdaskan masyarakat bagaimana cara menggunakan
obat dengan baik,” kata dia.

Kementerian Kesehatan sudah memiliki program pendekatan
kesehatan keluarga melalui petugas kesehatan di puskesmas untuk
mengedukasi tentang kesehatan keluarga.

Dia menjelaskan program tersebut digunakan untuk
memperkuat ketahanan keluarga untuk memahami setiap anggota keluarga,
khususnya untu mengetahui apakah anak-anaknya terlibat penyalahgunaan
narkotika dan obat-obatan terlarang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mencanangkan aksi
nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat untuk
memberikan perlindungan kepada segenap bangsa dan seluruh masyarakat
Indonesia.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek sebelumnya juga
mengatakan berkomitmen untuk memberantas peredaran obat ilegal dengan
menggandeng Polri dan Badan POM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here