Prasetyo: Eksekusi Mati Jilid IV Banyak Kendala

274
sumber gambar : poskotanews.com

Jaksa Agung HM Prasetyo menyebutkan pelaksanaan eksekusi
mati jilid IV banyak kendala mengingat masih banyak yang dihadapi Bangsa
Indonesia saat ini.

“Sulit dijelaskan. Masih banyak yang dihadapi bangsa ini untuk yang lebih
penting, sosial, ekonomi dan lain-lain,” katanya dalam Rapat Dengar
Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Jakarta, Rabu.

Prasetyo juga menjelaskan persoalan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
tidak mengatur tenggat waktu pengajuan grasi yang sebelumnya hanya
diberikan waktu maksimal satu tahun.

“Tapi sekarang keputusan itu dihapuskan oleh MK,” katanya.

Sebelumnya, Jaksa Agung pernah menyatakan bahwa pihaknya meminta fatwa
kepada Mahkamah Agung terkait dengan batasan permohonan grasi yang
diajukan terpidana mati tersebut.

“Nanti minta fatwa ke MA dan Mahkamah Konstitusi agar ada kepastian
hukum,” kata mantan politikus Partai Nasdem itu.

Prasetyo menyatakan bahwa putusan MK itu telah menghambat pelaksanaan
eksekusi mati, mengingat tidak ada kepastian hukum soal grasi.

“Harus gantung terus (permohonan grasi, red.), sedangkan terpidana
memainkannya dengan mengulur waktu pengajuan grasi,” ucapnya.

Ia menyatakan meminta kepastian MA terkait dengan batasan grasi tersebut.

“Kita kirim ke MA meminta
kepastiannya, batasan grasi. Kan satu tahun dihapuskan,” ujarnya.

Ia menegaskan kembali bahwa grasi tidak ada tenggat waktu sehingga
terpidana mati dengan seenaknya menentukan kepastian berapa lama
mengajukan grasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here