Sepak Bola – Ronaldo Dan Messi Pastikan Melaju ke Piala Dunia

196
sumber gambar : detik.com

Kemungkinan diselenggarakannya Piala Dunia tanpa Cristiano
Ronaldo dan Lionel Messi ternyata hanya alarm palsu, namun turnamen akbar
pada tahun depan itu akan kehilangan salah satu tim yang reguler berlaga
setelah AS secara mengejutkan gagal lolos pada Selasa.

Sementara itu, Panama memperlihatkan bahwa tidak ada yang mustahil untuk
negara-negar kecil untuk lolos tanpa harus memperbanyak tim peserta
menjadi 48 tim, yang direncanakan akan diterapkan pada edisi 2026, ketika
mereka bergabung dengan Islandia yang mencapai turnamen ini untuk pertama
kalinya.

Juara Amerika Selatan Chile, seperti sejawat Afrikanya Kamerun, gagal
meraih tiket ke Rusia — dan anehnya, tersingkirnya mereka merupakan hasil
dari protes yang dilakukan kepada FIFA mengenai lawan-lawan yang memainkan
pemain tidak sah.

Sebanyak 23 dari 32 finalis kini telah didapat sedangkan sisanya akan
ditentukan pada November, di mana dilakukan empat playoff Eropa, dua
playoff antar benua, dan putaran akhir kualifikasi zona Afrika, di mana
ketiga grup masih terbuka.

Brazil, yang akan melakukan penampilan ke-21 kalinya di Piala Dunia, masih
menjadi satu-satunya tim yang selalu hadir di putaran final dan telah
memastikan partisipasinya jauh sebelum drama pada Selasa.

Ronaldo dan Messi, yang bergantian menjadi sosok peraih Penghargaan Pemain
Terbaik FIFA sejak 2008, menuju pertandingan-pertandingan akhir fase grup
dengan ketidak pastian apakah mereka dapat ambil bagian pada turnamen
tahun depan.

Kecemasan itu berkurang ketika trigol Messi memimpin Argentina menang 3-1
di dataran tinggi di Ekuador, untuk memastikan tempat mereka dan Portugal
menang 2-0 atas Swiss.

AS, salah satu anggota terpenting FIFA terkait urusan-urusan komersial,
tidak seberuntung itu ketika mereka kalah 1-2 di Trinidad and Tobago, yang
dikombinasikan dengan kemenangan untuk Panama dan Honduras, untuk
mengakhiri laju tujuh penampilan di putaran final secara berturut-turut

Belanda, semifinalis pada 2014 dan runner up pada 2010, juga akan absen
sedangkan juara dunia empat kali Italia, yang terakhir kali gagal lolos
pada 1958, menghadapi playoff dua leg pada November.

Dampak dari absennya AS akan jatuh kepada perusahaan penyiaran Fox, yang
mengambil alih hak siar Piala Dunia dari ESPN sejak turnamen 2018 dan
merupakan kandang dari sejumlah sponsor, seperti Nike, yang berharap bisa
mendapatkan banyak sorotan dari Piala Dunia.

Negara-negara kecil

Lolosnya Panama untuk pertama kalinya ke putaran final memicu Presiden
Juan Carlos Valera untuk mendeklarasikan hari libur nasional, menyebutkan
hal itu melalui Twitter sebagai “hari bersejarah untuk negara.”

Namun kemenangan 2-1 mereka atas Kosta Rika juga menyoroti keputusan
mengejutkan FIFA untuk tidak menggunakan teknologi garis gawang pada
pertandingan-pertandingan kualifikasi, ketika gol terlihat belum melewati
garis gawang sepenuhnya untuk gol pertama mereka.

Kesuksesan Panama juga memperkuat kubu yang berargumen bahwa dibesarkannya
Piala Dunia menjadi 48 tim tidak diperlukan untuk membuat lebih banyak
negara kecil dapat ambil bagian.

Pada Senin, Islandia, dengan populasi kurang dari 350.000 jiwa, menjadi
negara terkecil yang pernah lolos ke putaran final, sedangkan Cape Verde,
dengan populasi 550.000 jiwa, masih berpeluang untuk meraih salah satu
tiket dari zona Afrika.

Piala Dunia yang lebih besar mungkin juga mengurangi nilai kompetisi
kualifikasi, khususnya di Amerika Selatan di mana dua poin memisahkan lima
tim yang bertarung untuk dua tiket langsung dan satu spot playoff sebelum
laga-laga akhir yang menegangkan pada Selasa.

Malam yang menaikkan tensi berakhir dengan Uruguay, Argentina, dan
Kolombia bergabung dengan Brazil di Rusia, sedangkan hasil imbang 1-1 yang
didapat Peru sudah cukup untuk membawa mereka ke peringkat kelima — spot
playoff — dan meneruskan impian mereka untuk tampil pertama kalinya sejak
1982.

Peru menyusup untuk menyalip Chile dengan keunggulan selisih gol setelah
tetangga selatan mereka kalah 0-3 dari Brazil dan turun ke peringkat
keenam. Mereka juga berutang kepada Venezuela yang menghentikan Paraguay
untuk mengambil spot playoff dengan kemenangan mengejutkan 1-0 di
Asuncion.

Pada awal kompetisi kualifikasi, Chile mendapatkan dua poin tambahan
setelah memprotes bahwa Bolivia memainkan pemain tidak sah — Nelson
Cabrera yang lahir di Paraguay — saat bermain imbang 0-0 di Santiago.

FIFA setuju dan menghadiahi mereka kemenangan “walkover” 3-0 — namun
kemudian melakukan hal yang sama untuk Peru yang kalah 0-2 dari Bolivia,
dan oleh karena itu mendapatkan tambahan tiga poin, berbanding dengan dua
poin untuk Chile.

Tambahan poin itu terbukti menjadi penentu pada Selasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here