Unicef: Bertindak Sekarang, Atau 100 Tahun Lagi Perkawinan Dini Berakhir

183
tirto.id

Dana Anak PBB (UNICEF) pada Senin (23/10)menyatakan dengan angka penurunan saat ini, akan diperlukan waktu lebih dari 100 tahun untuk mengakhiri perkawinan dini di Afrika Tengah danBarat.

Perkiraan baru tersebut, yang disiarkan selama pertemuan tingkat tinggi mengenai diakhirinya perkawinan dini yang diselenggarakan di Ibu Kota dan Kota Tersebar Senegal, Dakar, pekan ini bertujuan menyoroti wilayah didunia tempat anak perempuan menghadapi resiko paling tinggi untukdinikahkan saat mereka masih anak-anak.

Meskipun prevalensi pernikahan dini di Afrika Tengah dan Barat telah turun selama dua dasawarsa belakangan, kemajuannya tak seimbang, kata Xinhua–yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. Dan empat dari 10 anak perempuan masih dikawinkan sebelum mereka berusia 18 tahun, dan diantaranya, satu dari tiga anak perempuan dikawinkan sebelum ia berusia 15tahun, kata UNICEF.

Afrika Tengah dan Barat meliputi enam dari 10 negara dengan prevalensi tertinggi perkawinan dini di dunia –Niger, Republik Afrika Tengah, Chad,Mali, Burkina Faso dan Guinea.

Karena dikendalikan oleh beberapa faktor termasuk kemiskinan, kondisitidak aman dan tradisi, menikahkan anak perempuan saat mereka mencapaimasa puber atau bahkan sebelumnya tertanam sangat dalam pada kebiasaan budaya di sebagian besar negara Afrika Tengah dan Barat.

Praktek tersebut menghambat upaya global untuk mengentaskan orang miskindan mengurangi pertumbuhan penduduk dan memiliki dampak negatif pada kesehatan perempuan dan anak perempuan, prestasi pendidikan dan penghasilan, kata Bank Dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here