Arsip Nasional Indonesia – Belanda Selenggarakan Pameran Gerakan Pemuda

131
Sumber gambar : kumparan.com

National Archives of the Netherlands (NAN) bekerja sama
dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyelenggarakan pameran
bertajuk “The Birth of Indonesian Youth Movement,” bertepatan memeringati
Hari Sumpah Pemuda yang ke-89, Sabtu (28/10).

Pameran yang digelar di Lantai Dasar gedung NAN, Den Haag itu, akan
berlangsung hingga tanggal 4 November mendatang dibuka oleh Dubes RI Den
Haag, I Gusti Agung Wesaka Puja, Atase Pendidikan & Kebudayaan KBRI
Denhaag Bambang Hari Wibisono melaporkan kepada Antara London, Senin.

Pembukaan pameran ditandai dengan pemotongan pita oleh Dubes RI Den Haag,
Kepala ANRI dan Kepala NAN, dilanjutkan dengan peninjauan materi pameran,
berupa sejumlah foto dan naskah-naskah bersejarah, khususnya dari periode
1900 sampai dengan 1928 yang berhasil dihimpun di ANRI dan NAN.

Menurut salah satu koordinator pameran dari NAN, Johan van Langen,
persiapan untuk pameran ini dimulai sejak kurang-lebih setahun yang lalu,
dengan diskusi dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag.

Melalui proses pengumpulan koleksi di Den Haag dan di Jakarta, akhirnya
tersusun materi pameran yang cukup lengkap dan disajikan dengan alur yang
informatif, mulai dari berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 hingga
Kongres Pemuda Ke-dua, yaitu tanggal 26-28 Oktober 1928 di Batavia,
menghasilkan Sumpah Pemuda. Menurut rencana, materi pameran juga akan
dipamerkan di Erasmus Huis, di Kedutaan Besar Belanda, Jakarta.

Dubes RI Den Haag dalam sambutannya mengatakan Sumpah pemuda merupakan
tonggak penting sejarah bangsa Indonesia, terutama pergerakan pemuda. Pada
saat itu, berbagai kelompok pemuda berkumpul untuk menyatakan sikap
bersama mengenai bangsa Indonesia, diantaranya: Jong Java, Sekar Roekoen
(Sunda), Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong
Islamieten Bond, PPPI, dan Pemuda Kaum Betawi.

Sumpah pemuda menciptakan komitmen dari segenap pemuda Indonesia yang pada
gilirannya mendorong persatuan dan kesatuan bangsa kemerdekaan Indonesia,
demikian Dubes Gusti Agung Wesaka Puja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here