4 Manfaat Pisang Bagi Kesehatan dan Pengobatan Penyakit

351

Manfaat pisang sudah tidak diragukan lagi, ini sebabnya pohon pisang menjadi salah satu tanaman yang menjadi primadona di Indonesia. Hampir di setiap pelosok daerah, terdapat berbagai macam pisang. Bahkan disetiap kebun-kebun terdapat setidaknya ada 1 buah pohon pisang. Buah yang satu ini memang multi guna, berbagai jenis makanan menggunakan buah pisang sebagai bahan dasar ataupun pendampingnya.

 
1. Melancarkan peredaran darah

Pisang memiliki kandungan potasium yang baik untuk peredaran darah. Kandungan kalium membantu mengatur tekanan darah. Hal ini dapat menekan resiko stroke yang menyebabkan timbulnya gejala penyakit jantung.

2. Membantu pencernaan pada usus

Serat yang terkandung dalam pisang sangat baik untuk mengurangi resiko sembelit. Tidak perlu menggunakan obat pencahar, cukup konsumsi saja buah pisang. Mencampur pisang dengan segelas susu, membantu mengurangi resiko penyakit usus seperti yang berbahaya seperti terjadiya gejala kanker usus besar. Pisang digunakan untuk menahan inflamasi karena proses tersebut dapat dipercepat dengan vitamin C pisang.

3. Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat pisang membantu menjaga kesehatan mata. Pisang memiliki sejumlah vitamin A, yang larut dalam lemak dan sangat penting untuk melindungi mata. Senyawa ini melestarikan membran yang mengelilingi mata dan merupakan komponen dari salah satu protein yang membawa cahaya ke kornea. Asupan vitamin A yang cukup juga mengurangi risiko kebutaan dan sangat penting untuk penglihatan sehari-hari.

Wanita membutuhkan 700 mikro gram vitamin A setiap hari, dan pria membutuhkan 900 mikro gram Satu pisang sebesar 6 inci, memiliki hampir 10 mikro gram vitamin A. Pisang juga mengandung alpha karoten dan beta karoten, yang diubah menjadi vitamin A untuk lebih menjaga kesehatan mata.

4. Menormalkan Fungsi Jantung

Mengkonsumsi pisang saat sarapan setiap hari, akan menambah nutrisi untuk tubuh yang mendukung fungsi jantung. Pisang kaya mineral yang disebut elektrolit kalium. Ketika kalium masuk ke dalam tubuh, akan langsung ke dalam aliran darah melalui dinding usus. Kalium berjalan disekitar sel-sel di seluruh tubuh dan larut dalam cairan sel.

Proses ini terus mengalir di seluruh sistem tubuh, yang diperlukan untuk membuat jantung tetap berdetak. Dalam kasus kekurangan kalium yang parah, irama jantung mungkin menjadi tidak teratur, yang dapat mematikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here