103 WNA Tercantum Dalam DPT

153
Sumber gambar: https://www.panjimas.com

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menemukan 103 warga negara asing terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Kemendagri mengaku sudah menyerahkan data tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sudah kita serahkan semua datanya ke KPU. Iya diserahkan 103 data,” ucap Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, Senin (4/3).

Zudan mengatakan data itu ditemukan ketika Kemendagri melakukan analisis terhadap e-KTP WNA dan DPT. dARI 1.600 WNA yang memiliki e-KTP, lanjutnya ada 103 nama yang tercantum dalam DPT. Setelah itu, Kemendagri memberikan data tersebut kepada KPU.

“Karena kalau urusan DPT kan KPU, kami menyerahkan data WNA yang masuk kedalam DPT untuk dihapus,” ujar Zudan. Zudan mengatakan 103 WNA yang terdaftar di DPT berasal dari Amerika Serikat, Eropa, dan Afrika. Meski demikian, Zudan tidak merinci lebih jauh. Dia juga tida emnyebutkan secara gamblang negara-negara asal WNA yang dimaksud.

“Kisarannya itu Eropa, Afrika yang banyak itu kisarannya buan negaranya. Kalau kisarannya itu Amerika, Eropa, Afrika,” tutur dia.

Zudan mengatakan data WNA yang tercantum dalam DPT tidak hanya  sama dari nomor induk kependudukan saja, tetapi juga data keseluruhan.

Dia menyerahkan teuan Kemendagri itu kepada KPU untuk ditindaklanjuti. Meski demikian, Zudan tidak bermakusd memkasa KPU untuk menundaklanjuti temuan mendagri tersebut. 

Dia mengatakan Kemendagri hanya sekedar membantu KPU untuk mengaalisa data pemilih. Selebihnya KPU yang berwenang untuk mengambil sikap.

“Kalau data kami dipercaya silahkan dipakai, kalau enggak. ya engga apa-apa, kami tugasnya hanya membantu,’ kata Zudan.

Komisioner KPU Viryan Azis mengamini hal tersebut. Dia mengatakan Dukcapul Kemendagri memang menyerahkan data WNA yang memilki e-KTP dan tercantum dalam DPT.

“Dukcapil hanya meberi data WNA yang punya KTP-el yang menurutnya ada di DPT,” kata Viryan. Meski begitu, Viryan mengatakan KPU masih menunggu Dukcapil Kemendagri memberikan data 1.600 data WNA yang memiliki e-KTP. Dia menyebut Kemendagri belum memberikan itu keada KPU.

Viryan menyebut KPU baru akan mengecek secara utuh semua data WNA yang memiliki e-KTP, apakah tercantum dalam DPT atau tidak. Atas dasar itulah KPU menanti Kemendagri memberikan data lengkap WNA yang memilki e-KTP.

“KPU akan menyelesaikan seluruh data WNA yang punya e-KTP dalam waktu sehari,” kata Viryan.

“KPU dalam mengecek akan tetap menjaga kerahasiaan data pribadi WNA namun hasil cek akan disampaikan secara terbuka untuk memenuhi kebutuhan publik,” ujarnya.. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 5 Maret 2019

SHARE

Tinggalkan Komentar