Cuaca Ekstrem Damkar Bogor Optimalkan KJU

1003

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengoptimalkan Komunikasi Jaringan Udara (KJU)dalam antisipasi bencana alam dan kebakaran di kondisi cuaca akstrem yang diperkirakan berlangsung hingga April 2017.

“Kebakaran itu tidak ada musim hujan atau kering, sebenarnya KJU sendiri relawan yang bukan hanya menangani kebakaran tetapi segala jenis bencana,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Mochamad Esa di Lapangan area stadion Pakansari, Selasa.

Dia mengatakan sebanyak 150 anggota KJU yang dibentuk Polres Bogor di 40 Kecamatan telah banyak membantu informasi dan koordinasi bencana dengan dinas sehingga perlu ada pelatihan untuk mengoptimalkan fungsinya.

Menurutnya Pelatihan berlangsung untuk memeragakan kebarakan yang ditimbulkan bensin dan solar untuk memicu api dengan skala kecil lalu di semprot alat pemadam api ringan (apar) di lapangan terbuka agar sesuai medan yang dihadapi di wilayah Kabupaten Bogor.

Esa menjelaskan kegiatan tersebut untuk memaksimalkan cepat tanggap masyarakat terhadap bencana kebakaran di samping bencana alam lainnya.

Karena kata Dia, sejak bulan Januari hingga Februari 2017 ini telah ada 50 sampai 60 kejadian kebakaran di wilayahnya.

Sebanyak 20 persen di antaranya berada di area industri seperti Cileungsi dan sekitarnya sedangkan sisanya tersebar di 40 Kecamatan.

Oleh Sebab itu, Esa mengungkapkan keberadaan KJU perlu didorong dari berbagai pihak mengingat cakupan wilayah Pemda Bogor yang sangat luas dan dataran pegunungan membuat jangkauan petugas perlu koordinasi dengan relawan setempat agar cepat tanggap darurat bencana.

Ia berharap relawan KJU kedepan bisa dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung dari pemerintah karena sementara ini masih menggunakan alat pribadi.  (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here