Terlalu Lama Menahan “Kentut” Dapat Mengganggu Kesehatan

948

Kentut, hal yang di hindarkan saat sedang bersama orang ramai karna beberapa orang mengganggap itu memalukan dan beberapa orang mengganggap itu wajar.
Lalu apa yang menyebabkan kentut bisa terjadi dan mengapa kentut berbau tidak sedap, Kentut disebabkan oleh udara yang terjebak dalam perut yang berasal dari bebagai sumber beberapa diantaranya adalah saat kita mengunyah makanan atau air saat kita minum.

Kentut khas terdiri dari +/-59% nitrogen 21% hidrogen 9% karbondioksida,Dan sekitar 1% dari kentut mengandung gas hidrogen sulfida dan belerang yang membuat kentut menjadi berbau.

Saat kita kentut maka akan mengeluarkan suara, hal ini terjadi akibat getaran yang terjadi pada rektum. Kenyaringan dapat bervariasi tergantung pada seberapa banyak tekanan balik gas, serta ketatnya otot sfingter.

Jika kentut terlalu sering di tahan maka akan mengganggu kesehatan diantaranya adalah :
1. Perut kembung
2. Menurunnya nafsu makan
3. Kram pada perut
4. Wasir
5. Infeksi diverticulosis Jika hal ini terjadi maka bisa menyebabkan sakit parah pada bagian perut, demam, mual, maupun terjadinya perubahan pada kebiasaan buang air besar.

6. Peritonitis yaitu jaringan yang melapisi dinding bagian dalam perut yang mencakup sebagian besar organ perut. Gangguan ini terjadi akibat infeksi dari bakteri maupun jamur. Selain itu peritonitis juga bisa terjadi akibat adanya luka atau karena adanya infeksi diverticulosis kronis yang menyebabkan tumpahnya limbah yang berasal dari usus. Kondisi ini bisa membuat seseorang harus segera mendapatkan pertolongan medis.

7. Keracunan gas
8. Kentut akan semakin bau

Tips Menghindari Kentut Yang Mengganggu Orang Lain

Untuk menghindari kentut yang berbau menusuk yang nantinya bisa mengganggu kenyamanan diri sendiri dan orang lain, berikut ini beberapa tips untuk mengatasinya :

1. Membatasi makanan yang bisa memicu timbulnya gas di perut seperti, kacang-kacangan, umbi-umbian, kubis, kecambah, jengkol, kembang kol, dan lain sebagainya.

2. Mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan minuman bersoda, karena hal tersebut dapat memicu terjadinya kentut dan bau.

3. Minum teh yang mengandung bahan-bahan herbal seperti chamomile dan pepermint. Bahan-bahan herbal tersebut dapat membantu tubuh dalam proses pencernakan makanan dengan benar sehingga dapat mencegah kentut berbau.
Melakukan kegiatan olahraga dengan rutin seperti jogging dan yoga, kedua jenis olahraga tersebut dapat membantu terciptanya sistem pencernakan tubuh yang sehat, sehingga tidak menghasilkan gas tubuh yang berlebihan.

4. Cermat dalam memilih produk susu, karena terkadang produk susu dan olahannya dapat menyebabkan sistem pencernakan menjadi tidak toleran pada laktosa. Hal tersebut bisa mengakibatkan meningkatnya frekuensi buang angin dan bau.

5. Mengubah kebiasaan pola makan, misalnya dengan mengunyah makanan secara perlahan, dalam kondisi mulut tertutup, serta menghindari kegiatan berbicara saat makan dapat membantu tubuh mencerna makanan dengan benar serta dapat mengurangi udara yang masuk ke dalam perut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here