Angkasa Pura II Perkirakan 6,90 Juta Penumpang Saat Musim Mudik Lebaran

584
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan segera menyelesaikan uji kelaikan dan keselamatan (ramp check) untuk seluruh pesawat terbang yang disiapkan menjelang Ramdhan dan Idul Fitri yakni sebanyak 532 pesawat dari seluruh maskapai di Indonesia. (google images)

PT Angkasa Pura II memperkirakan jumlah penumpang pesawat di seluruh bandara PT Angkasa Pura II (Persero) mencapai 6,90 juta penumpang atau meningkat sekitar empat persen pada masa angkutan lebaran 2017 dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun lalu.

“AP II siap melayani pemudik dalam hal pelayanan salah satunya adalah dengan aplikasi Indonesia Airports di ponsel pintar sehingga pemudik dapat mengetahui berbagai informasi
penting sebelum melakukan perjalanan atau sesaat setelah tiba di bandara tujuan,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin di Jakarta, Selasa.

Pada arus mudik tahun ini atau H-10 hingga H-1 diperkirakan jumlah penumpang mencapai 3,45 juta penumpang, pada lebaran hari pertama (H1) dan hari kedua (H2) diperkirakan sebanyak 537.146 penumpang, dan pada arus balik atau H+1 hingga H+15 hingga 2,91 juta penumpang.

Adapun jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta diprediksi mencapai 4,02 juta penumpang atau hampir 60 persen dari total penumpang pada masa angkutan lebaran tahun ini.

Sementara itu hingga hari ini Selasa (6/6),maskapai telah mengajukan penerbangan tambahan sebanyak 2.663 penerbangan untuk seluruh 13 bandara yang dikelola AP II.

“Kami juga berharap kepadatan penumpang di bandara pada masa angkutan Lebaran tahun ini dapat lebih terurai karena beroperasinya terminal-terminal baru khususnya Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ” katanya.

Dia menambahkan beroperasinya Terminal 3 yang melayani penerbangan domestik dan luar negeri Garuda Indonesia membuat Terminal 1 dan 2 memiliki ruang lebih sehingga kepadatan dapat terurai.

Selain itu, Terminal 3 juga dirancang dengan berbagai fasilitas terkini guna peningkatan pelayanan seperti kemudahan dalam mengantri taksi melalui aplikasi Indonesia Airport, jumlah musholla yang cukup banyak guna memudahkan beribadah, hingga teknologi yang memungkinkan penumpang pesawat memantau langsung penanganan bagasi dari pesawat ke area bagasj serta digital cinema.

Di samping itu, lanjut dia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dilengkapi dengan area parkir inap yang terletak di area perkantoran dan Terminal 1.

Penumpang pesawat juga dapat melakukan reservasi parkir inap melalui aplikasi Parkir Inap CGK yang dapat diunduh di Google Play Store.

Awaluddin menambahkan bagi pengguna transportasi publik, saat ini Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dilengkapi JAConnexion yang diinisiasi oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ JAConnexion adalah layanan bus premium dengan rute dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke hotel-hotel serta pusat perbelanjaan dan sebaliknya.

“JA Connexion merupakan solusi cepat yang dapat meningkatkan standar pelayanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta salah satu upaya dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi ke bandara. Kami sangat berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan dan BPTJ yang datang dengan inovasi ini sehingga juga dapat membantu kebutuhan transportasi dari dan menuju bandara di saat angkutan lebaran ini,” katanya.

Di sisi udara, Terminal 3 juga mengaplikasikan sistem Video Docking Guidance System atau VDGS sehingga operasional pesawat dapat semakin maksimal khususnya terkait on time performance dalam angkutan Lebaran ini.

Adapun guna mendukung kelancaran operasional bandara dan penerbangan serta membantu pemudik maka mulai 15 Juni hingga 11 Juli 2017 di seluruh bandara AP II akan dioperasikan Posko Angkutan Lebaran sebagai pusat komando dan koordinasi para pemangku kepentingan di bandara termasuk terkait dengan pelayanan dan keamanan. (Antara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here