Mengapa Tak Boleh Tidur Terlalu Malam?

535

Diantara kebiasaan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam adalah, beliau tidak suka begadang. Jika tidak ada urusan penting-baik tentang dakwah ataupun jihad- maka beliau menyegerakan tidur setelah isya’ kemudian bangun di pertengahan malam atau sepertiga malam untuk shalat tahajjud atau qiyamullail.

Selain memudahkan tahajjud, ternyata kebiasaan tidak tidur terlalu malam juga memiliki banyak manfaat medis yang baru diketahui di zaman modern ini. Sebaliknya, orang yang tidur terlalu malam terancam bahaya kesehatan sebagai berikut:

1. Sistem Imun Melemah
Tidur terlalu malam ternyata berpengaruh rusaknya sel-sel darah putih. Akibatnya kekebalan tubuh menjadi melemah dan rentan terhadap serangan berbagai penyakit.

2. Diabetes
Tidur terlalu malam juga merusak hormon di tubuh. Akibatnya tubuh tidak toleran terhadap glukosa karena jumlah insulin menurun. Orang yang tidur terlalu malam menjadi lebih rentan terhadap penyakit Diabetes.

3. Sakit Kepala Hingga Kerusakan Otak
Tidur terlalu malam membuat tubuh tidak bisa beristirahat dengan baik. Meskipun waktu tidurnya sama, katakanlah lima jam, orang yang tidur sebelum tengah malam dan bangun sepertiga malam terakhir akan merasakan kondisi fisik yang lebih fit.

Subhanallah…demikianlah hikmah medis dari salah satu kebiasaan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Aisyah radhiyallahu’anha menjelaskan kebiasaan beliau ini:
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam tidak pernah tidur sebelum waktu isya’ dan tidak pernah begadang setelahnya. (HR.Ahmad; shahih).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here