Pecinta Kopi Bersiaplah! 10.000 Kopi GRATIS pada Hari Kopi Sedunia di Kota Bogor

240
Sumber gambar : http://mediatamabinakreasi.com/antara-bajawa-dan-hari-kopi-sedunia/

Dikutip dari laman resmi Pemkot (kotabogor.go.id)

Komunitas Kopi Bogor (KKB) bakal menggelar event seru dalam memperingati Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada 1 Oktober 2018 mendatang. Bertempat di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, mereka akan menyuguhkan 10.000 gelas kopi gratis yang merupakan hasil panen dari petani kopi Bogor. Tidak itu saja, banyak aktivitas seru lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

“30 September 2018 nanti kami berencana akan mengadakan acara bagi bagi Kopi secara gratis kepada masyarakat Bogor. Acara ini melanjutkan acara serupa dua tahun lalu. Tujuan bagi-bagi kopi hitam secara gratis adalah untuk sosialisasi dan edukasi kopi kepada masyarakat luas, mulai dari manfaat, citarasa, cara penyeduhan dan penyajiannya serta yang lainnya,” ungkap Ketua KKB Noval Iza di sela audiensinya dengan Sekretaris Dearah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di Balaikota Bogor, Kamis (30/8/2018).

Ia menjelaskan, acara tersebut akan melibatkan 30 kedai kopi yang ada di Kota Bogor. Selain bagi-bagi kopi gratis, acara akan diisi dengan talk show yang menghadirkan para ahli dan penikmat dari Bogor serta pengenalan tata cara penyeduhan dan penyajian kopi serta hal lainnya yang berhubungan dengan kopi.

“Tahun ini ditargetkan kopi yang dibagi sebanyak 10.000 cup. Tahun pertama cuma kami bagi 1.000 cup. Lebih spesial lagi kopi yang digunakan nanti adalah kopi dari para petani Bogor karena hasilnya sudah lumayan bagus,” jelas Noval.

Noval menjelaskan, anggota Komunitas Kopi Bogor saat ini berjumlah kurang lebih 160 orang dan tersebar di wilayah Bogor Raya. “Pada awalnya kedai kopi di Kota Bogor tidak lebih dari 6 kedai dan sejak 2013 mulai booming hingga sekarang jumlahnya sudah mencapai 70-an kedai kopi,” terangnya.

Sementara itu, Ade Sarip Hidayat menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap komunitas industri kreatif itu. Melalui acara tersebut, kata Ade, dapat menjual nama Kota Bogor dan dapat mengundang wisatawan untuk datang ke Kota Bogor.

“Acara ini bisa membantu pemasukan bagi PAD Kota Bogor karena banyaknya orang yang datang. Kopi sendiri memiliki cerita yang luar biasa, saya sendiri seorang penikmat kopi hanya tanpa gula. Ciptaan Tuhan itu tidak pernah meleset, tapi ketika dicampur yang lain maka akan beda. Kalau yang asli maka enak dan memberi manfaat, demikian juga dengan kopi. Tapi selera setiap orang terhadap kopi itu berbeda-beda,” paparnya.

Mengingat menariknya acara ini, Ade pun menyatakan akan memasukan agenda tersebut dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB). (rabas/hari/pri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here