Diguncang Gempa, Relawan Bogor Tak Gentar

129
Sumber gambar : https://pojoksatu.id/news/berita-nasional

Misi kemanuasiaan Tim Relawan Bogor di Kota Palu, harus diawali dengan gempa berkekuatan 5,2 SR, kemarin (9/10). Namun hal itu sama sekali tak menyurutkan tim untuk menolong korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Diawali dengan keberangkatan tim pertama pukul 08:00 WITA di Desa Guntarano, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala kembali menjadi lokasi pengobatan. Setibanya dilokasi, tim harus melakukan penindakan kepada lima orang warga yang mengalami luka berat.

Tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr Budi Suwardi mengatakan, tindakan bedah harus dilakuka karena belum tertangani sejak bencana.

“Ada bermacam-macam, ada yang kita jahit kepalanya, ada juga yang patah-patah tulang. Ada beberapa yang datang ke posko kesehatan yang kita buat, ada juga yang kita datangi langsung karena korban tidak mampu berjalan,” beber pria yang juga Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bogor itu kemarin.

Selain itu, penyakit Hipertensi dan gangguan saluran pernafasan masih didominasi di Desa Guntarano. Kedatangan tim relawan pun disambut baik oleh pihak pemerintah desa setempat.

Dari hasil pengobatan hari ketiga kemarin, tim mengobati 125 pasien ditambah 23 pasien yang ditangani ahli patah tulang dari Cimande. Total, 148 pasien yang ditangani tim pertama.

Sementara, tim kedua bertolak ke dua tempat. Yakni Desa Watunonju, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi dan Lapangan Lekatu di Kelurahann Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.

“Di Sigi, kami menangani 125 pasein. Sementara di Kota Palu kami mengobati 94 pasien. Tambahan 31 pasien yang ditangani pendekar Cimande,” kata dr Hafiz Arqursoy kemarin.

Dokter asal Kabupaten Bogor itu juga mengatakan bahwa penyakit yang ditemui masih sama dengan yang ada di lokasi – lokasi sebelumnya. Yaitu batuk, pilek, demam, hipertensi dan gatal-gatal. “Ada juga korban luka ringan, tapi tidak terlalu mendominasi,” jelasnya.

Sementara, ada enam orang pasien yang kembali menghampiri posko Tim Relawan Bogor di Kampung Masomba RT 01/02, Lorong Bone, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan. Untuk itu, total pasien yang ditangani tim kemarin ada 350 orang. (dka/d)

Sumber : Koran Radar Bogor, Edisi 10 Oktober 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here