HMI Geruduk Istana Bogor

124
Sumber gambar : http://portaljabar.net/images/news/new/gadis/SATU.jpg

Kebijakan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM), membuat puluhan mahasiswa yang bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Pakuan Berunjukrasa di depan pintu 3 Istana Bogor, Hadi Anwar mengatakan, kebijakan harga BBM saat ini tidaklah tepat lantaran perekonomian Indonesia juga tengah melemah. Hal itu ditandai dengan merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mencapai Rp 15.200 per dollar AS.

“Kami menuntut pemerintah agar turunkan harga bahan bakar (BBM), menjaga stabilitas ekonomi dan perkuat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Selain itu, pemerintah juga perlu memperkuat dan menegakan supremasi hukum, ” ujarnya kepada wartawan, senin (15/10)

HMI menilai bahwa kebijakan pemerintah dengan menaikan harga BBM merupakan langkah yang tidak berpihak kepada masyarakat. Sebab, hal itu akan berimbas kepada kenaikan sembako dan bahan-bahan pokok lainnya.

“Mahasiswa sejatinya bertanggung jawab kepada kontrol sosial, sehingga kami bergerak dan menyeruakan aspirasi agar pemerintah dapat menyadari juga bahwa niat dan tujuan daripada kami adalah untuk masyarakat Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya. (Fredy Kristianto)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, edisi 16 oktober 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here