MUI Minta Indonesia Jangan Diamkan Kasus Hijab

88
Sumber gambar : https://statik.tempo.co/data/2018/10/08/id_739342/739342_720.jpg

Kasus diskualifikasi Miftahul Jannah, atlet judo Indonesia oleh wasit lantaran mengenakan hijab saat akan bertanding di Asian Para Games 2018 mengundang reaksi keras dari berbagai pihak. Majelis Ulama Indonesia tidak berdiam diri dan harus melakukan protes keras.

“Semestinya Menpora dan KONI menjelaskan kepada International Olympic Para Games soal hijab atau penutup rambut bagi wanita muslim adalah sesuatu yang hukumnya wajib dikenakan atau muslimah dalam islam wajib menutup aurat,” kata Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI. Ikhsan Abdullah dalam siaran persnya. Selasa (9/10).

Dia menjelaskan, dalam islam, rambut adalah aurat wanita yang harus ditutup dengan hijab. “Ini penting agar mereka memahami ini sehingga wanita muslim tidak terlanggar ketentuan yang diskriminatif tersebut,” tandasnya.

Ikhsan mencontohkan beberapa cabang olahraga yang memperbolehkan wanita berhijab antara lain silat dan bola voli. “Isu ini jangan dbiarkan karena sangat jelas merugikan Indonesia dalam kepesertaanya di cabang olahraga judo. Kita harus memprotes ke Internasional Olympic Para Games sampai pertandingan tersebut diulang. Apalagi kita sedang menjadi tuan rumah,” tuturnya.

Menurut dia, protes tersebut sebagai upaya untuk memperjuangkan hak asasi manusia dalam perhelatan internasional. “KONI harus mempersoalkan ini secara tegas. MUI akan melayangkan nota protes secara resmi,” katanya. Asep Saepudin Sayyev

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 10 Oktober 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here