Akun Instagram untuk Anak? Perlukah, Bunda?

52
Sumber gambar : http://orami.co.id/

Di era digital seperti ini perubahan perilaku setiap individu memang begitu terasa. Media sosial mempunyai andil yang begitu besar pada perubahan ini. Dahulu, semua orang bersosial dalam kehidupan nyata dengan interaksi secara langsung.

Kini, dengan hadirnya berbagai teknologi yang memudahkan dalam bersosial tanpa terhalang jarak membuat orang-orang lebih memilih dia dirumah dan enggan bersosial secara nyata.  

Termasuk dalam hal mengurus anak. Tak bisa dipungkiri, kini di instagram banyak sekali kita temui akun-akun baby new born dengan postingan-postingan yang lucu-lucu memang.

Sebagian besar akun tersebut dibuat dengan alasan untuk mendokumentasikan foto-foto anak sejak ia lahir hingga tumbuh besar. Tidak ada yang salah memang dengan alasan seperti ini. Tapi tahukah bunda? setiap penggunaan akun media sosial sendiri dibatasi usianya. Ada yang diizinkan pada usia 13 tahun, ada pula yang 17 tahun. Ketentuan tersebut dibuat tentu juga ada alasannya.

Sementara akun anak bunda yang bunda buatkan apakah sudah memenuhi batas minimal tersebut? 

Tapikan akunnya dalam kendali saya sebegai orang tua harusnya tidak ada masalah dong? Iya bunda, akun memang atas kendali orangtua dari anak tersebut. Tapi tahukah bunda? Foto-foto anak bunda yang bunda share tersendiri di akun atas nama anak bunda bisa saja disalahgunakan oleh pihak yangtidak bertanggung jawab.

Karena secara tidak langsung bunda telah meng-eksploitasi anak bunda sendiri ke khalayak umum dan menjadi konsumsi yang terlalu publik. Karena dampak negatifnya cukup banyak mengintai, bisa saja anak bunda menjadi sasaran penculikan berdasarkan informasi yang didapat di akun anak bunda atau kejahatan-kejahatan sejenisnya yang kini marak mengintai anak-anak.

Untuk itu ada baiknya bunda atau para orang tua lebih bijak lagi dalam ber-media sosial  terlebih menyangkut anak-anak. Bukan merupakan hal yang dilarang kita untuk memposting foto anak kita, itu merupakan tindakan yang sah-sah saja dilakukan oleh siapapun.

Tapi alangkah baiknya gunakan akun kita sendiri dalam mempostingnya, tentunya juga dengan kriteria-kriteria yang aman untuk memposting foto. Tidak yang terlalu vulgar atau terlalu banyak informasi didalamnya.

Biarkan anak kita mengenai hal-hal baru dalam hidupnya satu per satu sesuai dengan jenjang usianya. Anehkan, suatu saat tiba-tiba kita menghampiri anak kita lalu menyerahkan akun instagram yang dahulu pernah kita buatkan untuknya. Hehehe

Yuk semakin bijak dalam ber-media sosial! 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here