Kantung Belanja Ramah Lingkungan tak Gratis

54
Sumber gambar : http://res.cloudinary.com

DIKETAHUI, larangan penggunaan kantung plastik itu tertuang dalam Perwali Nomor 61 Tahun 2018 yang akan diterapkan pada 1 Desember mendatang sebagai akan dibebankan kepada masyarakat ataupun pengusaha.

“Kalau soal kantung gratis, yang nggak ada semuanya disipakan oleh pelaku usaha. Bukan disiapkan pemerintah,” ujar Walikota Bogor, Bima Arya kepada wartawan, belum lama ini. 

Menurut Bima, pemerintah ingin mendoorng pemberdayaan masyarakat dan UMKM. Sehingga dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan warga dengan membuat tas ramah lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM pada Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor, Uci Sanusi mengatakan bahwa hingga kini pihaknya belum memiliki data UMKM di Kota Bogor yang memproduksi tas belanjaan atau goodie bag khusus. “Secara khusus produksi tas belanja atau goodie bag belum ada. Tetapi bila tas sekolah atau tas ibu itu ada,” ungkapnya.

Meski demikian, sambungnya, bisa saja kedepannya UMKM mmebuat goodie bag. “Ya, bisa saja kedepannya ada pembuatan tas tersebut. Tapi UMKM perlu mempertimbangkan segala aspek yang ramah lingkungan untuk membuat kantung belanjaan yang ramah lingkungan dengan berkoordinasi bersama DLH serha Diaperindag,” imbuhnya. (Fredy Kristianto)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 29 November 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here