Double Track KA Sukabumi Telan Korban

77
sumber gambar: https://asset.kompas.com

Lima Anak Tertimbun, Satu Tewas

MUSIBAH longsor kembali menelan korban di Kabupaten Sukabumi tepatnya di Nyalindung RT 02/04 WIB, akibat tebing bukit makam Astana Gunung Nyalindung longsor yang sedang ditata para pekerja proyek double track (jalur ganda) kereta api Sukabumi-Bogor.

Lima orang anak yang sedang bermain dibawahnya, di jalur air yang dibuat oleh para pekerja proyek langsung tertimbun. Tiga diantaranya, berhasil lolos dari sergapan tanah yang turun dari puncak bukit, satu orang tertimbun setengah badan, dan satu lainnya sempat hilang tertimbun material longsor. Kelima anak tersebut yakni Rizki, Vanesa, Adila, Fadil dan Hilman yang masih berusia 7-10 tahun.

Warga dan pekerja yang ada di sekitar lokasi longsor langsung melakukan upaya evakuasi. Keempat anak lolos. Sementara Riski baru berhasil dievakuasi dari timbunan longsor setelah lebih dari 20 menit upaya penyelamatan. Bocah malang ini kemudian langsung dibawa ke RS Betha Medicare Cicurug. Nyawa Rizki tak tertolong dan dinyatakan meninggal sebelum tiba di rumah sakit tersebut.

Suverviser proyek double track, Junaedi mengakui anak-anak itu tengah bermain di tembok dibawah tebing saat longsor terjadi. “Sudah ada empat kali kami peringatkan agar mereka tidak bermain di situ. Tebing longsor sangat mereka ada dibawahnya,” terang Junaedi. (Soedaryanto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 11 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here