Seorang Siswa SMK Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

143
sumber gambar: https://www.ayobogor.com

Seorang siswi XII jurusan Tata Busana SMK Barangsiang Andriana Yubelia Noven Cahya (17) tewas bersimbah darah di Gang Belakang Masjid Agung, Jalan Riau RT 04/RW 03, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Selasa (8/1) sekira pukul 15.55 WIB. Perempuan asal Cianjur itu meregang nyawa lantaran ditusuk dengan sebilah badik pada bagian dada kirinya oleh laki-laki yang diduga sebagai teman dekatnya.

Korban yang masih mengenakan seragam sekolah ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi meringkuk bersimbah darah dengan badik yang masih menancap di dada kiri korban. Lia (36), penjaga kost Putri 44 Riau membenarkan bahwa korban merupakan warga Cianjur dan tinggal di tempat kost yang dikelolanya sejak dua tahun lalu. Selama ini korban yang bernama Noven juga berperangai baik.

“Dia (Korban) anak kost disini. Dia anak baik, tidak pernh pulang malam kalaupun pulang malam jarang gak lebih dari jam 10,” ucap Lia.

Menurutnya, terkait peristiwa tersebut dirinya kurang begitu mengetahui. Hanya saja sesaat korban ditemukan terdengar suara minta tolong dari warga setempat. “Saya mendengar teriakkan itu lgi di depan tempat kos. Kebetulan ada orang dan keponakan saya, lalu menolong dua dan dibawa ke RC BMC bersama polisi,” ungkapnya.

Li tak menyangka peristiwa itu dialami oleh Noven. Terakhir itu, kata dia, korban bersama teman sekolah mengerjakan laporan di tempat kos. “Kesehariannya biasa saja tidak ada yang dicurgai. Berangkat dan pulang sekolah setiap hari dia memang selalu jalan kaki,” katanya.

Lia pun menyatakan bahwa selama ini korba tidak pernah menunjukan gelagat bila ia tengah mengalami permasalahan. “Nggak, nggak pernah curhat soal apapun selama ini. Kelihatannya baik-baik saja,” katanya.

Sementara itu, alah seorang warga, Decki menuturkan bahwa pelaku penusukan diduga dilakukan oleh seorang pria yang masih belia dengan ciri-ciri berkaus lengan pendek biru dan memiliki tato di lengan kanan serta kiri.

Decki mengaku mengetahui ciir-ciri pelaku dari CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

“Kalau melihat dari CCTV, korban sepertinya baru pulang sekolah. Dia terlihat berjalan menurutni tangga, sementara pelakunya dari arah bawah, tiba-tiba pria tersebut langsung menusuk serta langsung berlari ke atas,” ucapnya.

Mendapat laporan tersebut, polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan memasang garis polisi. Dalam kesempatan tersebut, polisi juga menemukan barang bukti berupa sebilah badik yang diduga digunakan untuk menusuk korban.

Dalam kesempatan berbeda, Kapolresta Bogor Timur,Kompol Marsudi Widodo mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. “Masih dalam pemeriksaan para saksi di Mapolsekta Bogor Timur,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan dugaan sememtara korban ditikam oleh laki-laki yang masih teman sekolahnya. “Bila dilihat dari CCTV, pelaku terlihat seperti teman sekolahnya. Kami juga amankan sebilah sajam yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban,” katanya.

Sementara itu, jasad korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit PMI untuk kepentingan autopsi. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 9 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here