Bupati Bogor Larang perayaan Valentine

54
sumber gambar : https://mmc.tirto.id

BUPATI Bogor Ade Yasin mengimbau kepala seluruh masyarakat kabupaten Bogor terutama kaum milenial atau muda-mudi serta para pelajar untuk tidak merayakan hari Valentine yang diperingati setiap 14 februari 2019.

Musababnya kata Bupati, perayaan itu merupakan budaya luar bukan budaya indonesia, apalagi kabupaten Bogor yang terkenal dengan slogan tegar Beriman. Meskipun imbauan itu tidak tertuang dalam surat edaran dirinya melarang keras apalagi kepada para pelajar.

 Saya mengimbau kepada masyarakat kabupaten Bogor untuk tidak melakukan perayaan Valentine besok (hari ini red). Tidak sesuai dengan kebudayaan kita itu budaya luar, jangan sampai merusak kebudayaan dan generasi anak muda dan pelajar kabupate Bogor,” Kata ade Yasin kepada Jurnal Bogor, Kemarin.

Bupati pun meminta kepada bawahannya mulai dari Dinas pendidikan dan Satpol pp untuk melakukan operasi saat perayaan hari Valentine di tempat hiburan. Ini Untuk mencegah dikhawatirkan denan perayaan Valentine para pelajar melakukan hal yang tidak di inginkan. kami ingin mewujudkan bogor beradap,” tegasnya.

Sementara itu kepala Dinas pendidikan Kabupaten Bogor, TB Lutfie syam sudah mengimbau para guru-guru dan kepala sekolah melaui grup Whatapps, meyerukan agar para pelajar tidak merayakan Valentine. Valentine dilarang karena bukan budaya kita. Apalagi hari besok kan hari sekolah da ujian harus fokus,” ujarnya.

Lutfi mengatakan melihat dari berpakejadian dengan perayaan Valentin banyak pelajar yang terjerabab pada hal yang negatif. Jadi pihaknya tak ingin itu terjadi di kabupaten Bogor dari itu untuk mengantisipasi hal itu Lutfimeminta peran keluarga juga turut serta untuk mengawasi.

Karena sudah banyak kejadian yang tidak baik dan melarang dengan tegas meskipun tidak dengan surat edaran,”tegasnya.  (CR-JB 4)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edsisi 14 Februari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here