Patahkan Isu Intoleransi

59
sumber gambar: http://www.ipiiran.org

BOGOR – Sebagai bentuk sikap toleransi tinggi, Bogor Sahabat (Bobats) yang berisikan dari berbagai kalangan, agama, dan suku, menggelar acara reuni di awal tahun, tepatnya disoldadu kafe, jalan padjadjaran, kelurahan Ciwaringin, kecamatan Bogor Tengah,Kota Bogor, Jumat (8/2).

Dalam kesempatan itu, CEO Radar Bogor Group, Hazairin Sitepuyang juga hadir menyampaikan, toleransi di kota Bogor yang terus terusik membuat elemen masyarakat bersatu padu mematahkan argumen kota Bogor yang intoleran. Salah satunya Bogor Sahabat alias Bobats.

Menurutnya, komunitas yang didirikan dengan semangat keberagaman serta perbedaan baik suku, budaya, agama, dan lainnya itu menjadi dasar yang terus dijunjung tinggi. Bukan hanya menjadi kekuatan di kota Bogor tetapi juga di bangsa dan negara.

“Persahabatan kita komunitas Bobats ini sebetulnya tidak ada agamanya, agamanya adalah persahabatan. Jadi kita bersyukur dalam usia yang sekian ini persahabatan kita ini masih kental,” ujar Hazairin.

Dia menegaskan, ada hukuman tegas bagi anggota Bobats yangtidaka bisa menghargai perbedaan. Salah satunya dikeluarkan. “Siapapun yang tidak menghargai perbedaan di Bobats mohon maaf kita akan keluarkan. Ini hukuman yang paling berat. Karena kita menjunjung tinggi ini. Teman-teman TNI dan polisi bekerja luar biasa. Jangan sampai mereka nanti mendapat tugas berat itu di ujungnya,” terangnya.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku bahwa hasil Forum Group Discussion (FGB) yang dilakukan beberapa waktu lalu di kediamannya, Pendopo Enam, menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Karena diskusi yang diangkat mengenai intoleransi di Kota Bogor dengan komnas HAM, Imparsial, dan Asia Foundation.

Sehingga dia langsung menggundang langsung Bobats untuk turut serta. “Begitu bubar (FGB) mereka WA saya semua, Pak Wali kita kaget,Bobats itu apa sih, itu di Bogor begitu semua,” cerita Bima di dengan anggota Bobats.

Menurutnya, Bobats bisa menjadi perwakilan dari semua warga Bogor.” Jika ingin melihat mainstream-nya Bogor arus utamanya adalah Bobats,”pungkasnya. (gal/c)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 12 Februari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here