Pemkot Seleksi Terbuka Jabatan Strategis

98
sumber gambar: https://cdn.sindonews.net

Pemerintahan Kota (pemkot) Bogor tengah melaksanakan seleksi terbuka untuk mengisi lima jabatan strategis sebagai kepala organisasi perangkat Daerah (OPD) sebanyak lima OPD tersebut adalah Dinas pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA), Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Dinas perumahan dan pemukiman (Disperumkim) Serta Dinas perintdustrian dan perdagangan (Deperindag).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dinamika Bogor, hingga hari ini ada empat nama yang ikut lelang jabatan Sejak dibukanya pendaftaran pada 25 januari 2019.

Mereka adalah Andri Hikmat (seketaris Bapenda) melamar ke jabatan lowongan kepala Deperindag, Imam (Kabag Adkesra) Kepala BKPSDA  dan Deni Susanto (sekertaris DPMPTSP) kepala Disperumkim. Sementara untuk Jabatan lowongan Disdukcapil masih sepi peminat.

Sekretaris BKPSDA Kota Bogor, Dani Rahardian menuturkan, sampai saat ini baru ada empat pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif di lingkungan pemkot Kota Bogor yang sudah mendaftar di empat posisi kepala dinas. Sedangkan Kepala Disdukcapil Hingga Kini Belum ada yang mendaftar. 

Minimal itu satu dinas harus ada  empat orang yang mendapat . Jika kurang  Penututupan pendaftaran di perpanjang lima hari ,” ujar Deni Kepada awak media.

Terkait Sepinya pendaftaran open bidang di jelaskan olehnya, karena pera pendaftar tengah mempersiapkan sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi. ” mungkin Mereka lagi mempersiapkan bahan-bahan seperti makalah visi misi untuk jabatan yang dipilihnya, karena harus ada pemaparan program kerja yang dituju,” jelasnya.

Ia memprediksi pedftaran akan di mulai ramai pada akhir sebelum di tutup pendaftaran. Biasanya akhir-akhir  baru ramai yang daftar sementara batas akhir pendaftaran itu 14 febuari 2019 mendatang,” katanya. 

Bedasarkan jadwal dikutip dari Pansel Kota Bogor, ada 16 kegiatan seleksi  terbuka mulai dari pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, serangkai tes hingga penetapan calon terpilih ( aling lambat) yang di umumkan pada 4 juni 2019.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Bogor , Najamudin mengungkapkan,DPRD berharap mereka yang nanti menempati kursi kepala dinas adalah orang-orang yang mengedepankan kepentingan masyarakat.” merekajuga harus betul-betul menerima  masukan ataupun kritikan dari masyarat dalam rangka pelayanan publik yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, yang paling utama dalam proses seleksi terbuka jangan sampai ada like and dislike sehingga menghasilkan pejabat yang mempunyai kapabitas dan kemampuan dalam menjalankan tugasnya. 

Kita akan lihat bersama sama nanti seperti apa, kapabilitas dan sebagainya mudah-mudahan orang yang memilih dan yang terpilihnya pun memiliki ruh dan semangat dalam pelayanan publik,” pungkasnya. (Fredy Kristianto)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 13 Februari 2019


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here