Hukuman Fisik Berefek Negatif

66
sumber gambar: https://mmc.tirto.id

Sebagian orangtua mungkin masih menganggap hukman fisik seperti memukul bokong efektif dalam mendisiplinkan anak. Faktanya, hukuman fisik seperti ini memiliki lebih banyak dampak negatif bagi anak khusunya terkait kesehatan mental.

Ada beragam penelitian ilmiah yang menunjukan bahwa hukuman fisik memberi dampak negatif bagi anak. Salah satunya adalah studi berskala besar dari BMJ Open tahun lalu.

Menutur studi ini, negara yang melarang hukuman fisik terhadap anak seperti memukul bokong, menampar dan memukul memiliki anak-anak yang kecil kemungkinannya melakukan kekerasan.

Studi lain dalam Journal of Pediatrics juga menunjukkan bahwa anak-anak yang kerap mendapatkan hukuman pukul bokong cenderung melakukan kekerasan ketika menjalin hubungan asmara.

Oleh karena itu, American Psychological Association turut mengambil sikap dan menentang hukuman fisik seperti pukul bokong terhadap anak. Sikap ini diambil karena American Psychological Association meyakini bahwa hukuman fisik tak hanya membahayakan anak-anak dalam jangaka pendek tetapi juga dalam jangka panjang.

“Berdasarkan penelitian, manfaat jangka pendek yang diyakini muncul dari hukuman fisik tidak sebangding dengan kerugian yang ditimbulkan dari bentuk pendisiplinan ini,” jelas American Psychological Association seperti dilansir USA Today.

Menurut American Psychological Association, beragam penelitian telah membuktikan secara ilmiah bahwa hukuman fisik unutk menidsiplinkan anak dapat meningkatkan kemungkinan anak unutk memiliki sikap yang bermasalah. Beberapa conoth sikap yang bermasalah tersebut adalah agresivitas dan pembangkangan.

American Psychological Association menilai ada banyak cara mendisiplinkan anak yang lebih positif. Misalnya dengan berbagi pemikiran dengan anak, menerapkan sistem time out, menahan hak istimewa anak misalnya ha menggunakan gawai, memberikan peringatan terhadap perilaku buruk anak. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 4 Maret 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here