Kata Peneliti Orang yang Sibuk Lebih Peduli Soal Kesehatan lho.

94
sumber gambar: https://cdn.idntimes.com

Baru-baru ini, para peneliti menemukan fakta jika orang yang sibuk lebih peduli dengan hidup sehat. Selain itu, mereka cenderung punya pengendalian diri yang lebih baik daripada yang tidak. Semua itu terangkum dalam tulisan berjudul “When Busy Is Less Indulging: Impact of a Busy Mindset on Self-Control Behaviours”, dalam “Journal of Consumer Research”. Simak yuk alasannya di bawah ini!

#1. Kesibukan kerap diidentikkan dengan penderitaan. Di baliknya, ternyata kesibukan membuatmu jadi pengambil keputusan yang bijak

Itulah yang didapat dari beberapa peneliti yang tergabung dalam sekolah bisnis global INSEAD. Walaupun kesibukan kerap membuat kita tidak senang, efek positifnya adalah kita jadi tidak cepat puas. Di samping itu, kita jadi lebih pintar mengambil keputusan karena didasari oleh keuntungan yang bisa diambil dalam jangka panjang. Bukan sesaat saja.

“Ketika kita melihat diri sendiri sibuk, itu akan meningkatkan harga diri dan memberikan keseimbangan yang mendukung pilihan yang lebih bijak, ”kata Amitava Chattopadhyay, Profesor Pemasaran di INSEAD. Sebagai contoh, saat kamu dihadapkan pada pilihan ke gym atau langsung pulang usai jam kerja, terus traveling atau menabung buat pensiun, dan pilih kue atau buah untuk pencuci mulut.

#2. Kesibukan juga membantu meningkatkan harga diri lewat kontrol kepentingan. Karena semakin kepentingan pribadi kita tinggi, kendali pun hilang

Lewat penelitian yang dilakukan oleh Chattopadhyay dan dua rekannya, peserta penelitian diaktifkan pola pikir sibuknya dengan beragam cara. Lalu, peserta diminta menuliskan apa yang membuatnya sibuk dan membuat keputusan soal makanan, olahraga, dan tabungan pensiun.

Hasilnya, peserta yang diingatkan soal gaya hidup dan kesibukannya cenderung membuat keputusan yang lebih bijak dan sehat. Peneliti juga berhasil membuktikan kalau kepentingan pribadi yang meninggi justru membuat kontrol diri seseorang mudah lenyap. Kepentingan pribadi inilah yang membuat seseorang rentan mengandalkan sesuatu yang instan dan enak sesaat, tapi tidak sehat di masa depan.

#3. Efeknya, orang yang sibuk tak mudah tergiur oleh iklan-iklan yang sifatnya memanjakan. Justru iklan ala kampanye hidup sehat yang mereka sukai

Gak mengherankan apabila iklan-iklan seperti makanan cepat saji dan produk-produk lain yang sifatnya memanjakan orang sibuk, kini kurang diminati. Sebaliknya, millennials lebih mudah tersentuh hatinya tatkala melihat iklan-iklan produk dan jasa dalam bentuk kampanye. 

“Daya tarik layanan produk atau jasa, seharusnya lebih efektif untuk produk yang menegaskan pengendalian diri. Seperti rantai olahraga, misalnya,” kata Chattopadhyay. Iklan dalam bentuk kampanye ini, konon juga mudah diingat millenials karena lebih mudah dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Selain soal promosi kesehatan, promosi pengurangan limbah makanan (mengurangi penggunaan sterofoam, sedotan plastik, sendok plastik) juga diminati dan dapat mengaktifkan pola pikir yang sibuk sebagai dorongan untuk mengendalikan pengendalian diri.

Itulah kata peneliti soal orang yang sibuk lebih peduli sama hidup sehat. Kalau kamu masuk golongan yang mana nih? Yang sibuk banget lantas pilih gaya hidup yang bikin manja atau yang sibuk tapi tetap bisa mengendalikan diri?

Source: https://www.idntimes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here