Ledakan Warnai Penangkapan Terduga Teroris di Sibolga

85
sumber gambar: https://mmc.tirto.id

Warga Siboliga, Sumatra Utara dikejutkan dengan ledakan yang terjadi Selasa (12/3) pukul 14.40 WIB.

Polisi menyatakan ledakan terjadi saat polisi hendak menangkap pelaku terduga tindak pidana terorisme, Husain alias Abu Hamzah di Jalan Cendrawasih, Gang Serumpun, Kelurahan Pancuran Bambu, ecamatan Sibolga Sambas, “Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah pelaku pukul 14.50 WIB terjadi bom melesak,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal kepada wartawan.

Kata Iqbal, bom tersebut melukai petugas. Saat ini tim Densus 88 Antiteror dan Polres Sibolga bersama oleh tokoh-tokoh masyarakat sedang melakukan upaya negosiasi agar diduga istri dan anak pelaku menyerahkan diri.

“Di dalam rumah pelaku, diduga ada istri pelaku dan anak pelaku,” katanya.

Polisi memburu jaringa kelompok teroris Abu Hamzah yang diduga akan melakukan aksi di Lampung dan Jakarta. Sebelumnya polisi juga menangkap seorang pria berinisial RIN alisan Putra Syuhada di Panengahan, Kedaton, Bandar Lampung, Minggu (10/3).

Pihak kepolisian sendiri melakukan strelisasi terhadap kawasan dekat rumah terduga teroris di Sibolga, terkait belum berhasilnya negosiasi yang dilakukan dengan istri terduga, Selasa malam (12/3).

Belum berhasilnya negosiasi antara polisi dengan terduga teroris tang meledakkan bom Selasa sore di Sibolga saat digerebek itu mmebuat keolisian terus mengatur strategi.

Walaupun imbauan terus disampaikan, namun istri terduga teroris masih tetap bertahan di dalam rumah bersama dengan seorang anaknya. “Kami mohon semua masyarakat menjauh, jangan ada yang mendekat,” kata Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja.

Tidak berselang lama, tim Brimob lengkap dengan senjata laras panjangn langusng masuk ke lokasi. Sementara mobil ambulans sudah disiagakan dengan posisi pintu terbuka. 

Warga pun dipaksa mundur dan  menjauh dari lokasi. Polisi menyebutkan Abu Hamnzah merupakan jaringan dari Jamaah Ansharut Daulah atau JAD yang berafiliasi dengan ISI. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber; Koran Jurnal Bogor, edisi 13 Maret 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here