Seluruh Penumpang Ethiopian Airlines Tewas

62
Sumber gambar: http://kabar.news

Seorang WNI Turut Jadi Korban Kecelakaan

Tragedi pesawat terjadi Minggu (10/3) di sekitar Bishoftu atau Debre Zeit, sekitar 50 kilometer selatan Ibu Kota Etiopia, Addis Ababa, tak lama setelah lepas landas pada pukul 08.38 waktu setempat.

Pesawat Boeing 737 itu jatuh dan terbakar. Pihak maskapai Ethiopia Airlines mengonfrimasi tidak ada penumpang yang selamat. Pesawat yang mengangkut 149 penumpang dan 8 kru itu jauh enam menit setelah meninggalkan Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya.

Model pesawat itu sama dengan model pesawat yang dioperasikan Lion Air dengan nomor enerbangan JT-610 yang jatuh dalam penerbangan dari JakartaPangkal Pinang pada 29 Oktober 2018 lalu.

Dalam peristiwa itu, seluurh 189 penumpang dan awal kapal meninggal dunia seteah pesawat jatuh di perairan Karawang.

CEO Ethiopian Airlines, Tewolde Gebremariam menuturkan bahwa korban pesawat Ethipian Airlines yang jatuh berasal dari setidaknya 30 negara. Salah satu korban diketahui adalah seorang warga negara Indoneisa (WNI). Melansir Reutery pada Minggu (10/3).

Gebremariam menuturkan bahwa 32 warga Kenya, 18 warga Kanada, sembilan warga Ethipia, 8 warga Italia, 8 warga China, 8 warga Amerika Serikat (AS), 7 warga negara Inggris, 7 warga negara Prancis, 6 warga negara Mesir, 5 warga negara Belanda, 4 warga negara India, 4 orang dari Slovakia, 3 warga Austria, 3 Swdia, 3 Rusia, 2 Maroko, 2 Spanyol, 2 Polandia dan 2 Israel tewas daam kecelakaan itu.

“Terdapat satu negara dari Belgia, Indonesia, Somalia, Norwegia, Serbia, Togo, Mozambik, Rwandia Sudan, Uganda, dan Yaman, dalam pesawat itu.” ucapnya.

Gebremariam kemudia menuturkan bahwa dalam pesawat itu juuga terdapat empat orang penumpang yang terdaftar menggunakan parpor PBB dan kebangsaan mereka belum diketahui hingga saat ini. (Asep Saepduin Sayyev)

Sumber; Koran Jurnal Bogor, edisi 11 Maret 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here