Waspada Radang Tenggorokan Bisa Infeksi Paru

91
sumber gambar: https://hellosehat.com

Jangan anggap sepele radang tenggorokan yang umum terjadi. Akan tetapi, radang tenggorokan yang tidak ditagani dengan baik dapat menyebabkan beragam komplikasi salah satunya adalah infeksi paru.

Dalam dunia media, radang tenggorokan dikenal juga dengan istilah faringitis. Terdapat beberapa organisme yang mungkin menyebabkan radang tenggorokan.

Namun, kondisi ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus, baik pada anak maupun orang dewasa. Selain virus, bakteri juga bisa menyebabkan timbulnya faringitis akut.

Radang tenggorokan, baik yang disebabkan virus maupun bakteri, punya geaja yang serupa antara lain demam, nyeri pada tenggorokan, serta pembengkakan dan kemerahan pada tonsil di dinding tenggorokan.

Akan tetapi, terdapat beberapa gejala lain yang lebih mungkin terjadi pada kasus radang tenggorokan akibat inveksi virus. Misalnya radang tenggorokan yang disertai konjungtivitis mata, batuk, pilek, suara serak, diare, sariawan, atau ruam.

Sebaliknya, beberapa elaja tertentu lebih mungkin muncul pada kasus radang tenggorokan yang disebabkan infkesi bakteri. Yakni, kelenjar getah bening area leher yang membengkak serta nyeri saat diraba dan adanya percak-percak berwarna putih pada permukan tonsil (amandeul) atau tenggorokan.

Selain itu, gelaja lainnya adalah terdapat nanah pada bagian belakang tenggorokan, aau demam tinggi, umumnya di atas 38 derajat Celcius. Bakteri yang paling umum menyebabkan radang tenggorokan adalah 5 pyogenes.

Membedakan infeksi virus atau bakteri ang jadi penyebab radang tengoorkan adalah al yang cukup sulit. Namun, ini penting karena berdampak pada pengobatan infeksi yang disebabkan bakteri, misalnya, memerlukan antibiotik.

Namun, jika infkesi disebbkan virus, seperti pada kebanyak kasus, maka tidak memerlukan antibiotik. Jika disebebkan virus, umumnya penyakit akan membaik dengan sendirinya serta oengorbatan untuk meredakan gelaja saja yang diperlukan. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 11 Maret 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here