5 Cuitan Anak Rantau yang gak Bisa Balik Mudik #sedih

257
Sumber gambar: Freepik.com

Jarak memang membuat rasa rindu semakin tak terbendung, ada rasa khawatir yang amat. Pertanyaan “kamu kapan pulang, nak?” membuat hati rasanya tuh “jleb” banget. Tapi, ada yang lebih menakutkan daripada gak bisa mudik di waktu pandemi ini, yaitu maksain balik kampung yang dibawa bukan Cuma rasa rindu, atau oleh-olehnya aja.

Melainkan bingkisan virus yang diam-diam menyelinap, daripada satu keluarga atau bisa jadi satu kampung terjangkit. Anak rantau, memilih untuk tetap diperantauan demi kebaikan bersama.

Beberapa cuitan bikin hati “nyes”, simak yuk?

#1. “Kangen banget masakan emak di kampung”

Sudah pasti, keluarga merupakan alamat pertama yang dituju. Mau kemana lagi selain keluarga? Tapi biar kuat, sekuat baja. Anak rantau harus pintar-pintar menyimpan rasa sedih dan rindu terhadap keluarga di kampung.

#2. “Udin, disini baik-baik aja. Emak gak usah khawatir ya”

Membohongi perasaan sendiri, sebisa mungkin menyimpan seluruh kabar yang kurang menyenangkan. Agar keluarga di kampung tidak terlalu mengkhawatirkannya.

#3. “Kalau maksain pulang, nanti disana kerja apa? Belum nyampe kampung, nanti udah ditangkep satgas gara-gara mudik”

Sekilas rasa rindu yang semakin menghantui benar-benar sangat mengganggu, namun jika dipikir lagi dan lagi. Ada rasa khawatir juga, kalau balik kampung malah jadi pengangguran gimana? Ditambah dengan dilarangnya balik kampung, yang ada ketangkep satgas. Ke kampung enggak, ditahan iya.

#4. “Emak, tahun ini udin gak bisa pulang”

“Nyes” seketika seperti ada suara wajan panas yang disiram air, pedih rasanya. Rencana awal balik kampung dan menunggu hari spesial itu pun tiba, kini hanya bisa dikubur sedalam-dalamnya demi kebaikan keluarga tercinta.

#5. “Mak, kalau kangen. Kita masih Video Call-an kok”

Tapi anak rantau, gak mau terpuruk gitu aja. Dia hidup sudah di jaman yang semuanya bisa digapai dengan teknologi, sekalipun untuk bertatap muka dengan orang-orang terdekat termasuk keluarga.

Untuk itu, biar bisa bertukar kabar setiap harinya. Meluapkan rasa rindu melihat garis senyuman anggota keluarga di kampung, kamu pasti butuh akses internet untuk memenuhi keinginan mu.

Tenang saja, biar gak ribet isi kuota. Kamu bisa pasang internet di rumah, PT Bonet Utama Bogor, punya solusinya. Kamu harus semangat walau #dirumahaja bareng internetnya orang bogor. Paket internet bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, bandwidhtnya Up to 8 mbps.

So, langsung aja kontak ke Telp. (0251) 8337555 -Email: info@bonet.co.id, marketing@bonet.co.id, www.bonet.co.id.

Tinggalkan Komentar