Adaptasi Website di Era Mobile dan Media Sosial

264
Sumber gambar : https://marketing.co.id

Mau sehebat apapun media sosial yang sudah bertebaran di internet, mereka hanya sebuah tool yang dijadikan sebagai gerbang masuk menuju ke sebuah website perusahaan.

Langkah awal yang perlu dilakukan dalam memasarkan website adalah menguasai search engine optimization (SEO).  Kemudian, terus mengelola strategi SEO tersebut supaya website perusahaan bisa muncul di urutan teratas, atau diusahakan muncul pada halaman pertama dalam setiap pencarian dengan kata kunci tertentu.

Menurut survei digital dari Accenture, sekitar 78% pengguna internet mencari informasi lewat pencarian dari Google. Jika strategi SEO perusahaan tidak mampu memunculkan nama perusahaan setidaknya pada halaman pertama pencarian, maka tentu sulit bagi perusahaan untuk dapat dikenal, apalagi mencetak penjualan.

Memang benar website perusahaan atau situs pribadi juga hanyalah sebuah tool atau mungkin merupakan gerbang masuk saja. Tapi setidaknya, itu adalah aset milik perusahaan sendiri. Di dalam website perusahaan, kamu bisa punya kendali yang lebih tinggi dan di sana pulalah kamu bisa memiliki nama (domain) sendiri tanpa harus masuk dulu ke media sosial atau portal lainnya.

Di dalam website pula, kamu punya peluang menjadi besar dan mengembangkan merek sendiri untuk menduduki ranking tertentu di halaman pencarian, atau Alexa misalnya. Bahkan media sosial seperti Facebook pun, dulunya juga membeli domain dan membangun brand-nya sendiri.

Disni juga Marketer yang harus memikirkan bagaimana menciptakan website dengan konten yang simpel dan relevan bagi segmen konsumennya. Setiap segmen mempunyai kebutuhan, style, dan kesukaan yang berbeda. Inilah mengapa pemasar harus menyesuaikan pesan yang hendak disampaikan, memanfaatkan media dan channel yang tepat, serta memilih fitur yang sesuai.


SHARE

Tinggalkan Komentar