Anak Pakai Kosmetik Berbahaya

321
sumber gambar : https://www.appletreebsd.com

Anak perempuan kerap meniru apa yang dilakukan oleh ibunya. Jika sang ibu hobi memakai hiasan di wajah, anak perempuannya pasti penasaran. Si anak akan mencoba mengaplikasikan kosmetik ke wajahnya senduru dengan asal-asalan. Terkadang pula, justru sang ibu yang dengan senang hati merias wajah anaknya, lalu mengunggahnya di media sosial. Lucu memang, tapi alau terlalu sering bisa jadi berefek buruk ada kulit anak.

Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari klikDokter, sebaiknya para ibu lebih berhati-hati dalam mengaplikasikan kosmetik ke wajah buah hatinya. Sebab, banyak kandungan kiia yang terkandung dalam kosmetik dewasa kimia yang terkandung dalam kosmetik dewasa tidak cocok untuk kulit tipis dan sensitiff anak-anak.

Kosmetik orang dewasa pada umumnya mengandung bahan pewangi sintetis yang rentan memicu alergi serta bahan kimia tambahan, seperti SPF. Menurut dr. Sepri, SPF seharusnya tidak sembarang diaplikasikan ke kulit anak-anak.

“Meski kandungan SPF baik unutk menangkal sinar UV, tapi untuk anak dan dewasa itu berbeda. Bukan masalah kadar SPF-nya, karena kadarnya itu sama, SPF 30-50, tapi lebih ke jenisnya. Kalau SPF dewasa dipakai ke anak, sangat rentan menimbulkan iritasi,” ujarnya.

Meski umumnya riasan kosmetik tidak dipakai terlalu ama dan akan segera dibersihkan ibunya, dr.Sepriani tetap merekomendasikan untk tidak mengaplikasikan kosmetik ke kulit anak di bawah usia 12 tahun.

Selain itu, memberishkan bekas kosmetik di kulit anak tidak menggunakan make up removal orang dewasa. Pembersih make up dewasa umumnya mengandung tingkat alkohol yang tinggi.

Selain itu, jangan pula menggunakan facial foam orang dewasa untuk menghapus riasan anak. “Untuk membersihkan kosmetik di wajah anak, sebaiknya gunakan babyoil. Bersihkan semuanya dengan baby oil terlebih dahulu, barulah cuci wajah anak anda dengan sabut khusus ana-anak,” kata dr. Sepriani. Karena itu, sangat tidak disarankan untuk memulas wajah si kecil dengan kosmetik waterproof yang cukup kuat menempel di wajah.

Menurut dr. Sepriani, usia dimana anak boleh mulai menggunakan kosmetik adalah 12 tahun. Pada usia tersebut anak sudah memasuki masa pararemaja. Kulit merea sudah membutuhkan produk perawatan kulit. Hormon di usia tersebut sudah berkembang dan berubah sehingga pori-pori sudah lebih terbuka. Selain itu, kulit anak di atas usia 12 tahun sudah memperoduksi minyak lebih banyak ketimbang sebelumnya.

“Kulit praremaja sudah lebih bisa menerima make up lebih tebal. Pada kulit balita atau anakanak di bawah 12 tahu, pemakaian kosmetik hanyak akan merusak fungsi pertahanan kulitnya,” fr.Sepriani menegaskan.

Ditambahkan oleh dr.Sepriani, salah satu perawat kulit yang bisa digunakan anak di bawah usia 1 tahun adalah tabir surya. “Produk tabir surya salah satu yang paling penting dan tidak boleh dilewatkan,” kata dokter yang biasa dipanggil Sepri ini.

Jadi, para ibu yang ingin mendandani anak perempuan mereka disarankan untuk menggunakan bedak wajah khusus anak, yang biasanya dalam bentuk padat. Produk bedak wajah khusus anak – anak ini memiliki risiko yang lebih rendah untuk menyebabkan iritasi dan disesuaikan dengan kondisi kulit anak-anak. Hindari mengamplikasikan kosmetik pada wajah anak yang dapat berakibat buruk di kemudian hari. (Asep Saepudin Sayyev)

Sumber: Koran Jurnal Bogor, edisi 17 Desember 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar