Beberapa Hal yang Dianggap Sebagai Big Data

235
sumber gambar : https://previews.123rf.com

Penggunaan internet

Kita semua terhubung dengan internet setiap harinya. Anda juga pasti sering menggunakan Google untuk mencari informasi kan? Nah, data-data hasil pencarian Anda juga merupakan data yang disimpan Google, loh.

Penggunaan smartphone

Sekarang hampir semua orang sudah punya smartphone atau tablet. Smartphone Anda sebenarnya memiliki jumlah data yang sangat besar. Mereka menyimpan record telfon dan sms Anda. Selain itu, aplikasi-aplikasi handphone Anda juga tentunya mengumpulkan data untuk keperluan bisnis mereka. Aplikasi GPS seperti Google Maps atau Waze tentunya juga mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan lokasi Anda.

Media sosial

Social media tentunya sudah menjadi bagian dari hidup manusia sehari-hari. Update-an photo dan status yang kita upload ke social media kita adalah bagian dari data. Setiap harinya ada lebih dari 400 juta tweets yang dikirim ke Twitter dan 72 jam video YouTube diupload setiap menitnya. Tidak hanya itu, dari social media, Anda juga bisa mendapatkan data tentang kontak kita, hal-hal apa yang sering kita cari dan ikuti di social media, dan kebiasaan pengguna social media.

Digitalisasi media

Sebelum maraknya internet, Anda mungkin menggunakan CD dan DVD untuk mendengarkan musik dan menonton video. Dengan begitu, Anda tidak meninggalkan jejak digital. Sekarang, Anda mungkin melakukan hal-hal ini melalui website dan aplikasi streaming seperti Netflix dan Spotify.

Tentunya Netflix dan Spotify mencatat apa saja yang Anda dengarkan dan tonton agar mereka memiliki data yang bisa mereka gunakan untuk meningkatkan layanan mereka.

Begitu juga dengan buku. Dulu mungkin Anda hanya membaca buku dalam bentuk fisik. Sekarang sudah ada layanan seperti Kindle yang memungkinkan Anda untuk membaca eBook. Amazon juga pasti mencatat buku apa saja yang Anda baca agar mereka bisa merekomendasikan buku yang sesuai dengan apa yang Anda baca.

Smart device

Kalau ke toko elektronik, Anda mungkin sering melihat kalau sekarang sudah banyak peralatan rumah yang dimulai dengan kata “smart”. Ada smart TV, smart fridges (kulkas), bahkan smart car atau mobil yang bisa berjalan sendiri tanpa pengemudi.

Konsep smart appliances sendiri adalah bahwa semua peralatan Anda di rumah ini terhubung satu sama lain dan Anda dapat mengaturnya dari satu alat – misalnya smartphone Anda. Semua ini merupakan bagian dari teknologi terbaru, Internet of Things.

Nah, semua data dari smart devices Anda, seperti misalnya temperatur dan konsumsi daya di rumah Anda juga akan dikumpulkan agar produsen bisa memperbaiki layanannya dan menawarkan teknologi mutakhir untuk Anda.

Source: https://www.dewaweb.com

SHARE

Tinggalkan Komentar