Bima Pimpin Rakor di Posko Bencana

184
sumber gambar : https://bogorchannel.id

Pemerintah Kota Bogor memastikan, semua korban bencana angin puting beliung mendapatkan bantuan, baik untuk tanggap darurat maupun pemulihan, seperti rehabilitasi rumah yang rusak. Distribusi bantuan akan dilakukan satu pintu melalui Dinas Sosial (Dinsos).

“Keputusan ini aya ambil, agar bantuan tidak tumpang tindih, bagi donatur yang ingin menyumbangkan materinya bisa langsung mentransfer ke rekening Dinas Sosial, “kata Walikota Bima Arya, kepada Jurnal bogor, ditemui usai mempimpin rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana di Posko Terpadu Cipaku, Minggu (09/12).

Namun untuk bantuan bahan makanan, kata Bima, penyumbang bisa langsung menyerahkan ke Posko Terpadu, karena bahan tersebt akan diolah di dapur umum, “Kalau bantuan dana penyalursan akan diaudit, semua dana titipan dari donatur akan dipertanggungjawabkan penggunaannya melalui laporan keuangan,” ujarnya.

Bantuan berupa uang yang dikumpulkan di rekening tunggal Dinas Sosial, nantinya kata Bima, dialokasikan untuk rehabilitasi rumah. “Dari Pemkot juga ada bantuan. Nah, kalau ditambah dari masyarakat, proses rehabilitasi rumah yang rusak, akibat bencana angin puting beliung akan lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Jurnal Bogor, Pemkot sudah mengalokasikan anggaran Rp 5,2 miliar. Uang itu akan dibagikan kepada korban bencananya yang datanya sudah diverifikasi tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan keluarahan setempat.

“Untuk bantuan dana yang disalurkan kepada korban sih masih sedikit lah, kira-kira Rp 100 sampai Rp 150 jutaan. Bantuan berasal dari APBD dan sabagian dari warga. Makannya, untuk lebih tertibnya bantuan dana kita kumpulkan di rekening Dinas Sosial. Nah saya juga akan minta ke Kang Emil (Gubernur Jawa Barat-red) agar Pemprov menurunkan bantuan anggaran,” tutup Bima. (Handy Mehonk)

Sumber : Koran Jurnal Bogor, Edisi 10 Desember 2018

SHARE

Tinggalkan Komentar