Dinkes Bogor Berikan Tips Membeli Hewan Kurban

110
SUmber gambar : http://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2018/07/27/jelang-iduladha-penjual-hewan-kurban-mulai-didata-427923

Dikutip dari laman resmi Antara Megapolitan (megapolitan.antaranews.com)

Cibinong, Bogor (Antaranews Megapolitan) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mmberikan tips kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban untuk menyambut Hari Raya Idul Adha.

“Harus secara pasti dilakukan pemeriksaan kesehatan akan hewan tersebut, ” Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kabupaten Bogor, Dede di Cibinong, Senin.

Menurut dia dalam membeli hewan yang akan dikurbankan tidak hanya melihat dari fisik luarnya semata, tetapi juga harus mengetahui kronologis kesehatan dan harga yang ditawarkan oleh penjual.

Trik atau tips yang harus pembeli (masyarakat) ketahui, pertama menentukan hewan kurban yang akan dipilih adalah hewan ternak seperti unta, kambing, domba, sapi, atau kerbau.

Kedua hewan tersebut sudah memenuhi syarat umur dan ketentuannya berbeda-beda berdasarkan jenis hewan. Untuk kambing atau domba adalah yang berumur satu tahun, sapi maupun kerbau dua tahun, dan unta lima tahun.

Ketiga hewan kurban sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah. Itu dikarenakan karakter gigi susu kecil dan runcing, sedangkan gigi tetap dari hasil pergantian adalah besar dan rata.

Kemudian yang keempat dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit seperti demam, kurang nafsu makan, kudis, ada ekskreta (buangan) dari lubang hidung.

Serta bulu kusam dan berdiri, mata cekung maupun kotor, diare, serta lemas. Kelima, tidak kurus dan cacat (pincang, buta, daun telingan tidak ada). Itu dikarenakan dengan memberikan yang terbaik, tentu akan meraih hasil terbaik pula.

Sedangkan yang keenam hewan kurban yang sehat cuping hidungnya basah (bukan karena flu), bulunya bersih dan mengilap, nafas dan detak jantung normal, nafsu makan normal, lubang kumlah bersih dan berwarna merah muda.

Ia menambahkan dalam memilih hewan kurban harus teliti dan jeli agar mendapatkan hewan kurban sesuai dengan kaidahnya.

“Pembeli jangan sampai tergiur hanya dengan kata-kata pedagang yang kebanyakan hanya lebih mengutamakan keuntungan semata,” katanya.

Selain itu harus membandingkan harga antara satu dengan lain pedagang dikarenakan lain orang maka kualitas juga akan berbeda.
Bupati Bogor, Nurhayanti juga mengingatkan masyarakat agar membeli hewan kurban dengan orang yang mengetahui kesehatan maupun cara memilihnya.

Pasalnya pada saat ini banyaknya hewan kurban yang tidak sesuai dengan ketentuan atau kaidahnya. Oleh karena itu meminta agar lebih berhati-hati. (Mayolus Fajar Dwiyanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here