Bogor Timur Krisis Air Bersih

359
Sumber gambar : http://news.malutpost.co.id/newsimg/102/imgori/6741large.jpg

Meskipun hujan mulai turun dibeberapa darah, namun sedikitnya lima desa di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, masih mengalami krisis air bersih. Anggota fraksi PPP, Juhanta mengatakan, ada lima desa di wilayah Bogor Timur yang tengah krisis air saat ini, yakni Desa Singasari, Singajaya, Cibodas, Sukamaju, dan Sukasirna.

“Krisis air dialami warga sejak satu bulan terakhir. Meski pasokan air sudah datang dari pemda dan beberapa tokoh, namun kebutuhan air masih sangat dibutuhkan,” kata Juhanta kepada wartawan, kamis (18/10).

Ia menerangkan krisis air bersih di wilayah timur kabupaten bogor ini hampir dirasakan merata oleh masyarakat setempat, “Pemda harus melakukan bantuan jangka panjang khusus di wilayah timur ini. Mislanya dengan membuat sumber air semacam sumur. Kebutuhan air di wilayah ini lebih banyak dibanding daerah lain. Yang penting saat ini berikan pasokan air kesana,” tegas Juhanta.

Terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengklaim telah memberikan bantuan air kepada dua daerah di wilayah timur yakni kecamatan jonggol dan Cariu.

Kepada Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPDB Kabupaten Bogor, Sumardi mengungkapkan, pihaknya mengirim dua tangki truk air berisi 10.000 liter air ke beberapa titik.

“Lokasi kekeringa terdapat di Kampung Babakan Loa RT 16,17 RW 5, Desa Tegal Panjang, mengakibatkan warga di lokasi tersebut kekurangan air bersih,” kata Sumardi.

Dari informasi yang didapat, setidaknya ada 150 kepala keluarga dengan 800 jiwa di RT 16 dan 130 kepala keluarga dengan 500 jiwa di RT 17 yang menjadi korban kekurangan air bersih. Sumardi mengaku titik pengambilan air dilakukan di PDAM Tirta Kahuripan cabang cibe’et Cariu.

“Sebelumnya kami juga berkoordinasi dengan aparat setempat dan melakukan assesment. Setelah itu kita langsung melakukan pendistribusian air bersih,” tandas Sumardi. (Noverando)

S

SHARE

Tinggalkan Komentar